Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

PDI Perjuangan Ajak Jaga Persatuan di Tengah Konflik PBNU

by Tim Redaksi
Desember 1, 2025
in POLITIK
PDI Perjuangan Ajak Jaga Persatuan di Tengah Konflik PBNU

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Said Abdullah. (ANTARA/HO-PDI Perjuangan)

JAKARTA, BANPOS – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan mengingatkan untuk menjaga persatuan di tengah konflik Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) agar permasalahan tidak semakin meluas.

Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah meyakini bahwa dengan keluasan hati, jalan ikhtiar, dan tawakal, serta semangat pengabdian kepada umat, para ulama bisa mendapatkan menempuh jalan islah.

Baca Juga

PWNU Banten Serukan Islah Terkait Konflik di PBNU

PWNU Banten Serukan Islah Terkait Konflik di PBNU

Desember 2, 2025
Ngobrol Rahasia Setelah Membahas Tanah Imin-Nusron Doakan Semoga Badai NU Segera Berlalu

Ngobrol Rahasia Setelah Membahas Tanah Imin-Nusron Doakan Semoga Badai NU Segera Berlalu

November 25, 2025
Gus Yahya Tolak Mundur Dari Ketum PBNU

Gus Yahya Tolak Mundur Dari Ketum PBNU

November 24, 2025
Redenominasi Rupiah Butuh Sosialisasi dan Waktu Transisi yang Matang

Redenominasi Rupiah Butuh Sosialisasi dan Waktu Transisi yang Matang

November 12, 2025

“Kami para jam’iyah mendoakan hal itu segera terwujud,” kata Said, yang juga merupakan warga NU, seperti dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.

Dirinya pun berharap kalangan para pendukung agar bisa menahan diri dan tidak saling terus membakar hawa panas melalui berbagai forum, baik media massa, media sosial, termasuk berbagai pertemuan fisik.

Said mengaku sedih saat mendengar kabar para masayih dan kiai yang duduk di jajaran PBNU berkonflik. Apalagi konflik itu menjadi berita terbuka dimana-mana, yang disertai dengan saling pecat satu sama lain.

Lebih sedih lagi, menurutnya, perkara konflik bermula dari pengelolaan pertambangan batu bara yang diberikan oleh pemerintah kepada organisasi kemasyarakatan, salah satunya NU.

“Suatu perkara duniawi yang sesungguhnya kecil sekali derajatnya untuk dijadikan sumber perpecahan,” ucap dia.

Sebagai pribadi yang sejak kecil dididik, beribadah, dan bermuamalah dengan tradisi nahdliyah, ia memegang teguh ajaran tawadu’ dan tabayun, serta akhlaqul karimah dalam kitab Ta’lim Muta’alim.

Sebagai bagian jamiah, dia memohon para masayih dan kiai di PBNU untuk kembali islah, sebagai jalan yang perlu di utamakan.

“Para musytasar PBNU, kiai sepuh, dan ahlul halli wal aqdi mohon berkenan untuk menjadi jembatan terwujudnya jalan islah ini,” tutur Said.

Ia menekankan perpecahan jajaran di PBNU merugikan bangsa lantaran dunia mengakui bahwa NU merupakan jangkar utama kekuatan Islam Indonesia, bersama dengan Muhammadiyah untuk membangun umat, memberikan pendidikan karakter, sekaligus memberikan berbagai pelayanan ekonomi dan sosial kepada umat.

Bila konflik tersebut berkepanjangan, kata Said, maka energi PBNU akan tersedot untuk mengurus konflik, padahal fokusnya harus ke pelayanan kepada para jamiah di bawah.

Bila tidak ada jalan islah dan jalan pecat-memecat yang ditempuh, dirinya berpendapat akan ada luka dan perpecahan yang tidak bisa disudahi dengan sekadar keputusan organisasi karena ujungnya berupa zero sum game (menang kalah).

“Tidak memenangkan semua, akan ada martabat yang direndahkan,” ungkap dia.

Di tengah memanasnya situasi, sejumlah Pengurus Wilayah NU (PWNU) dari berbagai daerah menyerukan agar PBNU mengutamakan islah dan tabayun. Mereka menilai penyelesaian damai dan musyawarah adalah tradisi organisasi yang harus dijaga.

Beberapa PWNU bahkan meminta agar kepengurusan yang ada dituntaskan hingga muktamar mendatang, sembari membenahi persoalan internal secara bijak tanpa langkah-langkah yang dapat merusak stabilitas organisasi.

Seruan ini mencerminkan keprihatinan luas bahwa kegaduhan di pucuk pimpinan PBNU dapat menggerus kepercayaan publik dan melemahkan posisi organisasi menjelang Muktamar 2026. (*)

Source: ANTARA
Tags: Ketua DPP PDI PerjuanganPartai Demokrasi IndonesiaPBNUpdiSaid Abdullah
ShareTweetSend

Berita Terkait

PWNU Banten Serukan Islah Terkait Konflik di PBNU
KESRA

PWNU Banten Serukan Islah Terkait Konflik di PBNU

Desember 2, 2025
Ngobrol Rahasia Setelah Membahas Tanah Imin-Nusron Doakan Semoga Badai NU Segera Berlalu
NASIONAL

Ngobrol Rahasia Setelah Membahas Tanah Imin-Nusron Doakan Semoga Badai NU Segera Berlalu

November 25, 2025
Gus Yahya Tolak Mundur Dari Ketum PBNU
NASIONAL

Gus Yahya Tolak Mundur Dari Ketum PBNU

November 24, 2025
Redenominasi Rupiah Butuh Sosialisasi dan Waktu Transisi yang Matang
PARLEMEN

Redenominasi Rupiah Butuh Sosialisasi dan Waktu Transisi yang Matang

November 12, 2025
Rencana Pemerintah Tambah Bansos Beras dengan Minyak Goreng
NASIONAL

Rencana Pemerintah Tambah Bansos Beras dengan Minyak Goreng

September 19, 2025
KPK Telusuri Aliran Dana Kasus Kuota Haji ke PBNU
HUKRIM

KPK Telusuri Aliran Dana Kasus Kuota Haji ke PBNU

September 11, 2025
Next Post
INSA Beri Apresiasi Upaya Pertahankan Keanggotaan Dewan IMO

INSA Beri Apresiasi Upaya Pertahankan Keanggotaan Dewan IMO

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh