Pedagang Pasar Semi Mengeluh Omzet Turun Drastis
Ratusan pedagang Pasar Semi Rangkasbitung mendatangi Gedung DPRD Lebak untuk menyampaikan keluhan akibat omzet yang terus merosot sejak relokasi. Mereka menilai pasar semi belum layak digunakan karena fasilitas dasar seperti air bersih, toilet, dan mushola belum tersedia.
Kondisi diperparah oleh maraknya pedagang baru yang berjualan di luar area resmi sehingga membuat lapak pedagang di dalam semakin sepi.
Perwakilan pedagang, Lukman Hakim, meminta agar mereka diizinkan kembali berdagang di Jalan Sunan Kalijaga sampai fasilitas diperbaiki.
Keluhan serupa disampaikan Lutfiani, pedagang ikan yang mengaku hampir selalu merugi karena lapak tidak memadai dan pembeli jauh berkurang. DPRD Lebak menerima aspirasi tersebut dan meminta Disperindag serta Satpol PP segera memperbaiki kondisi pasar.
Akses gratis e-Paper Banten Pos dengan mengunduh aplikasi BANPOS Digital (Android) https://bit.ly/BanposDigital2
Atau akses melalui https://epaper.banpos.co/
Aktivitas Tambang Rusak Sawah Petani
Sejumlah petak sawah di Blok Cipangku, Desa Sangiang Tanjung, Kecamatan Kalanganyar, rusak setelah tertutup limbah tanah dan pasir yang diduga berasal dari aktivitas galian. Tanaman padi yang baru ditanam rusak parah, bahkan sebagian petak sawah tidak dapat digarap lagi.
Petani bernama Kamran menyebut enam kotak sawahnya terdampak, dan dua di antaranya hilang fungsi akibat tertimbun material.
Petani lain seperti Saca dan Rukman mengalami kerugian serupa. Mereka menyebut kerusakan mulai terjadi sejak adanya pengurugan menggunakan alat berat di lahan perbukitan sekitar wilayah tersebut.
Akses gratis e-Paper Banten Pos dengan mengunduh aplikasi BANPOS Digital (Android) https://bit.ly/BanposDigital2
Atau akses melalui https://epaper.banpos.co/
Pemerintah Tanam 216 Ribu Pohon Tekan Risiko Bencana
Pemerintah menanam 216.070 bibit pohon di empat provinsi untuk menekan risiko bencana hidrometeorologi, termasuk penyebaran bibit ke wilayah Lebak. Penanaman pusat berlangsung di Kabupaten Bogor dan serentak dilakukan di Malang, Lebak, dan Wonosobo dalam rangka Hari Pohon Sedunia.
Menteri Koordinator PMK Pratikno menegaskan bahwa reboisasi harus menjadi gerakan masyarakat untuk memulihkan lahan kritis, terutama di daerah aliran sungai yang padat penduduk.
BNPB mencatat lebih dari 3.000 kejadian bencana tiap tahun, 93 persen merupakan bencana hidrometeorologi. Banten mendapat 14.500 bibit pohon keras, buah, vetiver, dan mangrove.
Ribuan personel dari TNI, Polri, pemerintah daerah, dan relawan dilibatkan. Pemerintah daerah menilai penghijauan adalah investasi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir dan longsor.
Akses gratis e-Paper Banten Pos dengan mengunduh aplikasi BANPOS Digital (Android) https://bit.ly/BanposDigital2
Atau akses melalui https://epaper.banpos.co/
Mahasiswa Ancam Demo, Satpol PP Janji Datangi Batching Plant PT BBS
Mahasiswa dari berbagai organisasi berencana menggelar aksi ke kantor Bupati Lebak karena menilai pemerintah daerah membiarkan batching plant PT Bintang Beton Selatan (BBS) beroperasi tanpa izin di Kecamatan Cihara.
Mereka menuding perusahaan melanggar Perda RTRW dan aturan Kementerian ATR/BPN karena bangunan berada di Lahan Sawah Dilindungi serta tidak memiliki PBG dan izin retail.
Fungsionaris IMC, Hendrik Arizky, menyatakan siap turun aksi jika aktivitas perusahaan tidak dihentikan. Satpol PP Lebak mengakui pelanggaran PT BBS dan menyatakan telah mengeluarkan Surat Peringatan 1.
Mereka juga memastikan akan mendatangi lokasi karena adanya bukti visual bahwa batching plant kembali beroperasi meski pernah berjanji menghentikan kegiatan untuk mengurus izin.
Akses gratis e-Paper Banten Pos dengan mengunduh aplikasi BANPOS Digital (Android) https://bit.ly/BanposDigital2
Atau akses melalui https://epaper.banpos.co/







Discussion about this post