Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Evaluasi TPP, Fajar Hadi Prabowo Dorong Prioritas untuk Nakes dan Guru

by Lukman Hapidin
November 27, 2025
in PEMERINTAHAN
Evaluasi TPP, Fajar Hadi Prabowo Dorong Prioritas untuk Nakes dan Guru

Fajar Hadi Prabowo.

CILEGON, BANPOS – Isu kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN), khususnya yang berada di garda terdepan pelayanan publik, kembali menjadi sorotan tajam dalam pembahasan anggaran pemerintah daerah.

Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, secara tegas menyuarakan perlunya perombakan skema pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) agar lebih berkeadilan.

Baca Juga

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Maret 1, 2026
Kemenag Banten Tunggu Regulasi Soal Guru Madrasah Swasta Jadi PPPK

Kemenag Banten Tunggu Regulasi Soal Guru Madrasah Swasta Jadi PPPK

Februari 24, 2026
PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

Februari 22, 2026

Dalam evaluasi anggaran terbarunya, Fajar meminta agar tenaga kesehatan (nakes) dan guru ditempatkan sebagai prioritas utama penerima insentif tersebut.

Pernyataan strategis ini disampaikan Fajar usai menghadiri rapat pembahasan anggaran yang berlangsung di Jakarta, yang melibatkan jajaran eksekutif dan legislatif Kota Cilegon.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap profesi yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Bagi kalangan muda dan profesional yang peduli pada isu meritokrasi dan kesejahteraan publik, usulan ini menjadi angin segar di tengah birokrasi yang seringkali dianggap kaku.

“Rapat anggaran di Jakarta itu saya diundang sebagai eksekutif. Saya menyampaikan harapan agar TPP bisa benar-benar memperhatikan nakes dan para guru,” tegas Fajar, Selasa (25/11).

Penekanan pada dua profesi ini bukan tanpa alasan. Nakes dan guru dinilai memiliki beban kerja yang berat serta tanggung jawab moral yang tinggi dalam membentuk kualitas sumber daya manusia dan menjaga kesehatan publik.

Namun, Fajar juga mengingatkan bahwa peningkatan kesejahteraan melalui TPP tidak boleh diberikan secara cuma-cuma alias “pukul rata”.

Aspek profesionalisme dan Key Performance Indicator (KPI) harus menjadi tolak ukur utama dalam sistem birokrasi modern yang transparan, objektivitas adalah harga mati.

Fajar menyoroti fenomena ketimpangan kinerja di mana pegawai yang pasif kerap mendapatkan hak yang sama dengan mereka yang bekerja keras. Hal ini, menurutnya, harus dihentikan demi menciptakan iklim kerja yang sehat di lingkungan Pemkot Cilegon.

“Ada masukan juga di sana, betul. Segala sesuatu harus objektif. Tidak bisa TPP diberikan 100 persen untuk mereka yang malas, apel saja tidak, melayani pun tidak. Itu tidak adil, sementara nakes bekerja mati-matian,” ujarnya.

Pernyataan keras ini menjadi peringatan bagi ASN yang tidak disiplin. Fajar ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari anggaran daerah yang dikeluarkan untuk TPP benar-benar berkorelasi dengan produktivitas kerja.

Kendati demikian, ia memahami batasan wewenangnya dalam struktur pemerintahan. Sebagai orang nomor dua di Cilegon, fungsinya adalah memberikan arah kebijakan strategis dan dorongan moral, sementara eksekusi teknis berada di tangan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Kalau soal teknis, tanya TAPD. Peran saya sebagai wakil wali kota adalah memberikan himbauan dan harapan,” tuturnya.(*)

Tags: Fajar Hadi PrabowoGuruKesejahteraan GuruKesejahteraan NakesKota CilegonnakesTunjangan ASN

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri
PERISTIWA

Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Maret 1, 2026
Kemenag Banten Tunggu Regulasi Soal Guru Madrasah Swasta Jadi PPPK
PEMERINTAHAN

Kemenag Banten Tunggu Regulasi Soal Guru Madrasah Swasta Jadi PPPK

Februari 24, 2026
PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU
PERISTIWA

PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

Februari 22, 2026
Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan
EKONOMI

Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan

Februari 21, 2026
Bahas Tantangan Air Industri Petrokimia, Lautan Air Indonesia Gelar WaterCare Forum
EKONOMI

Bahas Tantangan Air Industri Petrokimia, Lautan Air Indonesia Gelar WaterCare Forum

Februari 5, 2026
Next Post
Gebrakan Musda VI Golkar Cilegon, Tokoh NasDem hingga PKB Merapat

Gebrakan Musda VI Golkar Cilegon, Tokoh NasDem hingga PKB Merapat

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh