Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Warga Desak Gubernur Banten Tutup Permanen Tambang di Curugbitung

by Muhamad Wahyu
November 25, 2025
in KESRA
Warga Desak Gubernur Banten Tutup Permanen Tambang di Curugbitung

Penyerahan surat permohonan penutupan lahan dari FTMB ke Pemprov Banten. [FOTO: MUHAMMAD WAHYU]

SERANG, BANPOS – Persoalan tambang terus menjadi keresahan sejumlah kelompok masyarakat. Eksploitasi sumber daya alam tak terbarukan hingga proses pengangkutannya dinilai banyak menimbulkan kerugian.

Berdasar keresahan itu, Forum Tokoh Maja Bersatu (FTMB) meminta Gubernur Banten Andra Soni mengambil langkah tegas untuk menutup permanen seluruh kegiatan tambang galian C, terutama di Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak.

Baca Juga

Bisnis Cipta Kridatama Terus Melejit dalam Lima Tahun Terakhir

November 27, 2023

Desakan itu disampaikan langsung oleh Juru Bicara FTMB, KH. Ahmad Yunani atau KH Uyung, melalui surat permohonan resmi yang dikirim pada Andra Soni, Senin (24/11).

KH Uyung mengatakan, aktivitas tambang dan lalu lintas truk tanah di wilayah Curugbitung telah menimbulkan kerusakan lingkungan, mengancam keselamatan warga, serta mengganggu kenyamanan masyarakat di sejumlah kecamatan terutama Maja dan sekitarnya.

“Kerusakan lingkungan semakin parah, jalan rusak, debu bertebaran, dan truk ODOL melintas tanpa aturan. Ini sudah meresahkan. Pemerintah harus hadir menertibkan,” ujar KH Uyung.

Ia menjelaskan, FTMB menemukan masih ada perusahaan tambang yang diduga tidak memiliki izin resmi serta tidak memenuhi kewajiban pengelolaan lingkungan. Pengupasan tanah merah secara masif dinilai mengakibatkan rawan longsor dan hilangnya kemampuan daya serap air.

Selain itu, tumpahan tanah dari truk tambang membuat jalan licin ketika hujan dan berdebu saat kemarau. Di sisi lain, armada tambang yang memarkir kendaraan di badan jalan memperparah kemacetan di jalur Maja–Koleang.

KH Uyung juga menyoroti banyaknya truk over dimension dan over load (ODOL) yang melintas di jalur utama Maja, Kopo, hingga Tigaraksa. Infrastruktur jalan hingga Jembatan Panunggulan disebut berada dalam kondisi mengkhawatirkan akibat beban berat dari kendaraan tambang.

“Beberapa kecelakaan terjadi karena pelanggaran jam operasional dan padatnya truk tambang. Ini tidak boleh dibiarkan,” tegas KH Uyung.

FTMB melalui suratnya meminta sejumlah OPD Provinsi Banten mulai dari DLH, ESDM, Perhubungan, Disperindag, hingga PUPR untuk melakukan pemeriksaan, penindakan, dan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas tambang dan angkutan tanah.(*)

Tags: jasa pertambanganpolemik tambang banten
ShareTweetSend

Berita Terkait

PERISTIWA

Bisnis Cipta Kridatama Terus Melejit dalam Lima Tahun Terakhir

November 27, 2023
Next Post
Pengunduran Direktur Bank Banten Berpotensi Karena Konflik Internal

Pengunduran Direktur Bank Banten Berpotensi Karena Konflik Internal

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh