Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Superbank Melantai di Bursa: Kolaborasi Emtek-Grab dan Deretan Tokoh Penting di Balik IPO Rp3 Triliun

by Lukman Hapidin
November 25, 2025
in EKONOMI
Superbank Melantai di Bursa: Kolaborasi Emtek-Grab dan Deretan Tokoh Penting di Balik IPO Rp3 Triliun

JAKARTA, BANPOS – Menjelang penghujung tahun 2025, pasar modal Indonesia kembali dikejutkan dengan aksi korporasi besar dari sektor perbankan digital.

PT Super Bank Indonesia Tbk atau yang lebih dikenal sebagai Superbank, akhirnya resmi mengumumkan langkah strategisnya untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme Initial Public Offering (IPO).

Baca Juga

NRCA, PADA, dan ATAP Resmi Lepas dari Papan FCA Senin Depan, Simak Peluangnya

NRCA, PADA, dan ATAP Resmi Lepas dari Papan FCA Senin Depan, Simak Peluangnya

Desember 20, 2025

Saham BUMI ‘Mengamuk’ Tembus Rp326, Cetak Multibagger Berkat Aksi Borong Asing dan Isu Akuisisi

Desember 11, 2025
Fenomena RLCO: Tiga Hari ARA, Cuan Tembus 109 Persen hingga Antrean Beli Mengular Rp200 Miliar

Fenomena RLCO: Tiga Hari ARA, Cuan Tembus 109 Persen hingga Antrean Beli Mengular Rp200 Miliar

Desember 11, 2025

Manuver Raksasa Pasar Modal: Chengdong Lepas Ratusan Juta Saham BUMI, Lo Kheng Hong Kembali Serok GJTL

Desember 11, 2025

Langkah ini tidak hanya menarik perhatian para investor institusi, tetapi juga menjadi sorotan bagi investor ritel dari kalangan milenial dan Gen Z yang akrab dengan ekosistem teknologi finansial.

Daya tarik utama dari IPO Superbank bukan hanya terletak pada target dana yang dihimpun, melainkan pada komposisi “tim impian” di jajaran manajemen serta dukungan ekosistem raksasa di belakangnya.

Berdasarkan prospektus ringkas yang dipublikasikan pada Selasa, 25 November 2025, Superbank menawarkan sebanyak-banyaknya 4.406.612.300 lembar saham baru.

Jumlah ini setara dengan 13 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah penawaran umum perdana saham.

Manajemen Superbank telah menetapkan kisaran harga penawaran awal (bookbuilding) yang cukup kompetitif, yakni antara Rp525 hingga Rp695 per saham.

Dengan skema harga tersebut, bank digital yang identik dengan inovasi ini berpotensi meraup dana segar maksimal mencapai Rp 3,06 triliun.

Angka ini dinilai cukup fantastis dan menunjukkan optimisme perseroan dalam memperluas penetrasi layanan perbankan digital di tengah kompetisi yang semakin ketat.

Sinergi Tokoh Bangsa dan Petinggi Teknologi

Salah satu sorotan paling menarik dari dokumen prospektus Superbank adalah terungkapnya susunan pengurus yang diisi oleh kombinasi bankir senior, tokoh nasional, hingga petinggi decacorn.

Hal ini memberikan sinyal kuat mengenai tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance) yang ingin dibangun oleh Superbank untuk memenangkan kepercayaan publik.

Di kursi komisaris, nama Yenny Zannuba Wahid atau akrab disapa Yenny Wahid, muncul sebagai Komisaris Independen.

Kehadiran putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid ini dinilai memberikan bobot kredibilitas sosial dan inklusivitas bagi Superbank.

Sementara itu, representasi dari ekosistem teknologi terlihat jelas dengan kehadiran Neneng Goenadi sebagai Komisaris.

Neneng merupakan sosok berpengaruh yang menjabat sebagai Country Managing Director Grab Indonesia sejak tahun 2019.

Posisi Presiden Komisaris dipercayakan kepada Anton Hermanto Gunawan, sosok yang memiliki jam terbang tinggi di industri keuangan.

Beralih ke jajaran eksekutif yang akan menakhodai operasional harian, Superbank menunjuk Tigor M Siahaan sebagai Presiden Direktur.

Reputasi Tigor sebagai bankir veteran yang sukses memimpin berbagai transformasi perbankan menjadi jaminan mutu bagi arah bisnis perusahaan.

Ia didampingi oleh tim solid yang terdiri dari Melisa Hendrawati sebagai Direktur Keuangan, Bhavana Balramdas Vatvani selaku Direktur Operasional, Amalia Pratantara sebagai Direktur Kepatuhan, serta Sukiwan yang menjabat Direktur Bisnis.

Dukungan Ekosistem Raksasa Emtek dan Grab

Kekuatan fundamental Superbank tidak bisa dilepaskan dari para pemegang saham utamanya.

Sebelum IPO, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) atau Emtek tercatat menguasai mayoritas saham dengan kepemilikan sebesar 31,11 persen.

Di sisi lain, raksasa teknologi Asia Tenggara, Grab Holdings, melalui PT Kudo Teknologi Indonesia juga menggenggam porsi signifikan sebesar 19,16 persen.

Kolaborasi antara kekuatan media dan teknologi dari Emtek serta basis pengguna masif dari Grab menciptakan ekosistem yang sangat strategis bagi pertumbuhan Superbank.

Bagi investor muda usia 18-45 tahun yang mendominasi pasar modal saat ini, keterlibatan dua entitas besar tersebut menjadi indikator prospek pertumbuhan jangka panjang yang menjanjikan.

Sinergi ini memungkinkan integrasi layanan perbankan ke dalam aplikasi sehari-hari yang digunakan jutaan masyarakat Indonesia, mulai dari layanan transportasi, pesan antar makanan, hingga hiburan digital.

Bagi Ce’es BANPOS yang berminat mengoleksi saham bank digital ini, masa penawaran awal dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 25 November hingga 1 Desember 2025.

Setelah proses bookbuilding selesai dan harga final ditetapkan, masa penawaran umum diperkirakan akan digelar pada 10 hingga 15 Desember 2025.

Momen ini diprediksi akan menjadi penutup manis bagi aktivitas pasar modal di tahun 2025, sekaligus membuka peluang investasi baru bagi masyarakat yang ingin menjadi bagian dari transformasi perbankan digital nasional. (*)

Tags: Bank DigitalBursa EfekBursa Efek IndonesiaBursa SahamEmtekGrab IndonesiaInvestasi Saham 2025IPO SuperbankProspektus Superbanksaham SuperbankTigor M SiahaanYenny Wahid
ShareTweetSend

Berita Terkait

NRCA, PADA, dan ATAP Resmi Lepas dari Papan FCA Senin Depan, Simak Peluangnya
EKONOMI

NRCA, PADA, dan ATAP Resmi Lepas dari Papan FCA Senin Depan, Simak Peluangnya

Desember 20, 2025
EKONOMI

Saham BUMI ‘Mengamuk’ Tembus Rp326, Cetak Multibagger Berkat Aksi Borong Asing dan Isu Akuisisi

Desember 11, 2025
Fenomena RLCO: Tiga Hari ARA, Cuan Tembus 109 Persen hingga Antrean Beli Mengular Rp200 Miliar
EKONOMI

Fenomena RLCO: Tiga Hari ARA, Cuan Tembus 109 Persen hingga Antrean Beli Mengular Rp200 Miliar

Desember 11, 2025
EKONOMI

Manuver Raksasa Pasar Modal: Chengdong Lepas Ratusan Juta Saham BUMI, Lo Kheng Hong Kembali Serok GJTL

Desember 11, 2025
IHSG Perkasa, Nilai Transaksi Tembus Rp33,88 triliun, Saham BUMI Meroket Tajam Hampir 20 Persen
EKONOMI

IHSG Perkasa, Nilai Transaksi Tembus Rp33,88 triliun, Saham BUMI Meroket Tajam Hampir 20 Persen

Desember 11, 2025
Rabu Cerah, IHSG Dibuka Naik Ke-8.713
EKONOMI

Rabu Cerah, IHSG Dibuka Naik Ke-8.713

Desember 10, 2025
Next Post
Dindikbud Ingatkan Guru Cilegon Bijak Kelola Keuangan, Jangan Tergiur Pinjol

Dindikbud Ingatkan Guru Cilegon Bijak Kelola Keuangan, Jangan Tergiur Pinjol

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh