Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Misteri Transaksi Jumbo Rp1,6 Triliun Guncang Saham BUMI, Sinyal Bullish Mulai Terbuka?

by Lukman Hapidin
November 25, 2025
in EKONOMI
Misteri Transaksi Jumbo Rp1,6 Triliun Guncang Saham BUMI, Sinyal Bullish Mulai Terbuka?

JAKARTA, BANPOS – Pergerakan agresif saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali menjadi sorotan utama para pelaku pasar modal di Jakarta pada perdagangan hari ini.

Emiten pertambangan batu bara yang menjadi favorit para trader ritel maupun institusi ini mencatatkan lonjakan harga yang signifikan, menutup sesi perdagangan Selasa (25/11) dengan kenaikan 8,26 persen ke level Rp236 per saham.

Baca Juga

IHSG Cetak Rekor di Awal 2026, Mirae Asset Tetap Optimistis ke Level 10.500

IHSG Cetak Rekor di Awal 2026, Mirae Asset Tetap Optimistis ke Level 10.500

Januari 16, 2026
Rapor Merah Jelang Nataru: Saham Konglomerat Rontok, dari Prajogo Pangestu hingga Bakrie

Rapor Merah Jelang Nataru: Saham Konglomerat Rontok, dari Prajogo Pangestu hingga Bakrie

Desember 20, 2025
BUMI Agresif Diversifikasi, Resmi Kuasai Mayoritas Saham Tambang Emas Australia Senilai Rp346 Miliar

BUMI Agresif Diversifikasi, Resmi Kuasai Mayoritas Saham Tambang Emas Australia Senilai Rp346 Miliar

Desember 20, 2025
Awal Perdagangan, IHSG Dibuka Menguat 31,28 Poin

Awal Perdagangan, IHSG Dibuka Menguat 31,28 Poin

Desember 12, 2025

Kenaikan ini tidak hanya didorong oleh sentimen pasar biasa, melainkan diwarnai oleh fenomena transaksi bernilai fantastis yang memancing tanda tanya besar di kalangan investor.

Euforia perdagangan saham BUMI terlihat sangat dominan di lantai bursa.

Data perdagangan mencatat aktivitas yang luar biasa sibuk dengan total volume perdagangan mencapai 13,27 miliar saham di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI).

Antusiasme pasar tercermin dari frekuensi perdagangan yang menembus angka 163.857 kali, menghasilkan nilai transaksi reguler sebesar Rp 3,13 triliun.

Angka ini menempatkan BUMI sebagai salah satu saham dengan likuiditas tertinggi hari ini, menarik minat generasi muda dan investor milenial yang aktif memantau pergerakan saham-saham high volatility.

Namun, sorotan utama bukan hanya pada kenaikan harga di pasar reguler. Sebuah anomali menarik terjadi di balik layar, tepatnya di pasar negosiasi.

Terdapat perpindahan kepemilikan saham dalam jumlah masif yang terkesan senyap namun berdampak besar.

Tercatat sebanyak 7.541.754.500 lembar saham BUMI ditransaksikan di harga Rp220 per saham. Transaksi yang terjadi sebanyak dua kali frekuensi ini memiliki nilai keseluruhan mencapai Rp1,66 triliun.

Harga pelaksanaan di pasar negosiasi tersebut sedikit berada di bawah harga penutupan pasar reguler, yang seringkali mengindikasikan adanya perpindahan tangan antar investor strategis atau institusi besar.

Hingga saat ini, identitas pihak yang melakukan aksi borong maupun jual di pasar negosiasi tersebut belum terungkap ke publik.

Spekulasi pun bermunculan di kalangan pelaku pasar mengenai siapa “paus” yang sedang bermanuver di saham emiten Grup Bakrie dan Salim ini.

Apakah ini merupakan bentuk restrukturisasi portofolio, masuknya investor strategis baru, atau sekadar crossing saham biasa, masih menjadi teka-teki.

Tapi hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keterangan resmi terkait transaksi jumbo saham Bumi Resources di pasar nego itu alias masih menjadi misteri.

Di sisi lain, minat beli di pasar reguler juga terlihat sangat tebal. Para investor seolah tidak ingin ketinggalan momentum kenaikan harga.

Mengutip data dari aplikasi Stockbit Sekuritas, terjadi akumulasi beli bersih atau net buy yang sangat mencolok.

Saham BUMI diborong. Berdasarkan data pada aplikasi Stockbit Sekuritas, saham BUMI membukukan net buy di pasar reguler Rp 523,8 miliar, tertinggi di antara saham-saham net buy lainnya.

Besarnya net buy ini menjadi indikator kuat bahwa keyakinan pasar terhadap prospek jangka pendek BUMI sedang berada di puncaknya.

Arus dana masuk yang deras ini berhasil menyerap tekanan jual dan mendorong harga menembus level psikologis penting.

Dari kacamata analisis teknikal, pergerakan hari ini memberikan sinyal yang cukup positif bagi para chartist.

Analis melihat bahwa BUMI telah berhasil keluar dari fase konsolidasi atau sideways yang mungkin sempat menahan laju harganya beberapa waktu lalu.

Keberhasilan menembus dinding resistensi harga menjadi konfirmasi awal adanya tren penguatan lanjutan.

Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas melihat pergerakan saham BUMI hari ini menarik karena berhasil menembus level resistance-nya pada 230-an.

Jika mampu bertahan di atas level tersebut, maka ada potensi untuk menuju resistance selanjutnya pada 244-262.

Penerawangan teknikal ini memberikan angin segar bagi para trader yang mengincar keuntungan jangka pendek atau capital gain.

Level 244 hingga 262 kini menjadi target harga baru yang dinanti-nanti. Jika momentum pembelian berlanjut dan misteri transaksi negosiasi terkuak sebagai sentimen positif, bukan tidak mungkin target tersebut dapat tercapai dalam waktu dekat.

Bagi investor muda yang mengutamakan data dan momentum, volatilitas BUMI pasca-transaksi jumbo ini menawarkan peluang sekaligus risiko yang perlu dicermati dengan hati-hati. (*)

Tags: Berita Pasar ModalBRI Danareksa SekuritasBUMI ResourcesBursa EfekBursa Efek IndonesiaIHSG hari iniinvestasi sahamMarket Cap BUMISahamSaham BUMITransaksi Nego Saham
ShareTweetSend

Berita Terkait

IHSG Cetak Rekor di Awal 2026, Mirae Asset Tetap Optimistis ke Level 10.500
EKONOMI

IHSG Cetak Rekor di Awal 2026, Mirae Asset Tetap Optimistis ke Level 10.500

Januari 16, 2026
Rapor Merah Jelang Nataru: Saham Konglomerat Rontok, dari Prajogo Pangestu hingga Bakrie
EKONOMI

Rapor Merah Jelang Nataru: Saham Konglomerat Rontok, dari Prajogo Pangestu hingga Bakrie

Desember 20, 2025
BUMI Agresif Diversifikasi, Resmi Kuasai Mayoritas Saham Tambang Emas Australia Senilai Rp346 Miliar
EKONOMI

BUMI Agresif Diversifikasi, Resmi Kuasai Mayoritas Saham Tambang Emas Australia Senilai Rp346 Miliar

Desember 20, 2025
Awal Perdagangan, IHSG Dibuka Menguat 31,28 Poin
EKONOMI

Awal Perdagangan, IHSG Dibuka Menguat 31,28 Poin

Desember 12, 2025
Saham BUMI ‘Mengamuk’ Tembus Rp326, Cetak Multibagger Berkat Aksi Borong Asing dan Isu Akuisisi
EKONOMI

Saham BUMI ‘Mengamuk’ Tembus Rp326, Cetak Multibagger Berkat Aksi Borong Asing dan Isu Akuisisi

Desember 11, 2025
Fenomena RLCO: Tiga Hari ARA, Cuan Tembus 109 Persen hingga Antrean Beli Mengular Rp200 Miliar
EKONOMI

Fenomena RLCO: Tiga Hari ARA, Cuan Tembus 109 Persen hingga Antrean Beli Mengular Rp200 Miliar

Desember 11, 2025
Next Post
Superbank Melantai di Bursa: Kolaborasi Emtek-Grab dan Deretan Tokoh Penting di Balik IPO Rp3 Triliun

Superbank Melantai di Bursa: Kolaborasi Emtek-Grab dan Deretan Tokoh Penting di Balik IPO Rp3 Triliun

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh