SERANG, BANPOS – Mutiara Banten Skin Care Clinic resmi memperkenalkan EXION, yakni teknologi peremajaan kulit generasi terbaru. Produk ini menggabungkan AI-driven monopolar radiofrequency dan Autonomous HIFU.
CEO sekaligus Aesthetic Doctor Mutiara Banten Skin Care Clinic, Kurniawati atau biasa disapa dr.Nia memaparkan, kliniknya menjadi yang pertama memperkenalkan EXION di Kota Serang.
Ia menjelaskan bahwa produk ini menjadi salah satu langkah besar dalam menghadirkan teknologi estetika premium di Serang.
“Masyarakat Serang sekarang tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta untuk menikmati teknologi secanggih ini. Exion adalah bentuk komitmen kami untuk menghadirkan inovasi terbaik dan perangkat premium langsung di kota sendiri,” jelasnya.
Exion Tawarkan Produk Layanan Terbaik
Nia menerangkan, EXION menawarkan kombinasi hasil clarity (kecerahan kulit), tightness (pengencangan), dan fleksibilitas perawatan yang limitless, dengan kenyamanan yang lebih baik dibandingkan HIFU konvensional.
Acara juga menghadirkan Jan Valacai, Country Manager BTL Indonesia. Dalam kesempatan itu, dia memaparkan teknologi dan keunggulan produk layanan ini.
“EXION mampu memberikan pengencangan dan pengangkatan wajah tiga dimensi, peningkatan tekstur dan pori, pencerahan kulit, peremajaan area halus seperti mata, body tightening tanpa downtime, dan perawatan yang lebih nyaman berkat teknologi AI yang menstabilkan panas,” paparnya.
Sementara itu, salah satu Influencer kecantikan @puspitasarry7, yang telah mencoba Produk layanan selama dua minggu sebelum acara, turut memberikan testimoni langsung. Ia mengatakan, produk layanan terasa lebih nyaman dibanding perawatan serupa yang pernah ia coba sebelumnya.
“Kulit lebih kencang, pipi lebih terangkat, pori tampak lebih halus, dan glow yang lebih merata,” katanya.
Dikerahui, Mutiara Banten Skin Care Clinic telah berdiri sejak 2003 yang dikenal sebagai pelopor teknologi estetika modern di Serang. Klinik ini juga menawarkan diskon 50 persen untuk semua treatment EXION sebagai apresiasi untuk masyarakat Serang. (*)

Discussion about this post