Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Simak Daftar 7 saham yang Akan Right Issue Jumbo dengan Nilai Triliunan Rupiah

by Lukman Hapidin
November 23, 2025
in EKONOMI
Simak Daftar 7 saham yang Akan Right Issue Jumbo dengan Nilai Triliunan Rupiah

JAKARTA, BANPOS – Gelombang aksi korporasi di pasar modal Indonesia kembali memanas.

Fenomena saham yang akan right issue belakangan ini semakin sering mencuri perhatian pelaku pasar, terutama dari kalangan investor muda dan profesional di kota-kota besar yang kian melek investasi.

Baca Juga

IHSG Cetak Rekor di Awal 2026, Mirae Asset Tetap Optimistis ke Level 10.500

IHSG Cetak Rekor di Awal 2026, Mirae Asset Tetap Optimistis ke Level 10.500

Januari 16, 2026
Awal Perdagangan, IHSG Dibuka Menguat 31,28 Poin

Awal Perdagangan, IHSG Dibuka Menguat 31,28 Poin

Desember 12, 2025
Saham BUMI ‘Mengamuk’ Tembus Rp326, Cetak Multibagger Berkat Aksi Borong Asing dan Isu Akuisisi

Saham BUMI ‘Mengamuk’ Tembus Rp326, Cetak Multibagger Berkat Aksi Borong Asing dan Isu Akuisisi

Desember 11, 2025
Fenomena RLCO: Tiga Hari ARA, Cuan Tembus 109 Persen hingga Antrean Beli Mengular Rp200 Miliar

Fenomena RLCO: Tiga Hari ARA, Cuan Tembus 109 Persen hingga Antrean Beli Mengular Rp200 Miliar

Desember 11, 2025

Tidak tanggung-tanggung, sejumlah emiten mengumumkan rencana penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dengan nilai yang fantastis, mencapai triliunan rupiah.

Menariknya, pergerakan harga saham dari emiten yang merencanakan right issue jumbo ini sering kali mengalami kenaikan signifikan bahkan sebelum aksi korporasi resmi digelar.

Hal ini didorong oleh masuknya investor strategis, ekspektasi perbaikan fundamental, hingga rencana ekspansi bisnis skala besar yang dinilai prospektif.

Right issue bukan sekadar upaya penghimpunan dana.

Aksi ini menjadi langkah krusial bagi perusahaan untuk memperkuat struktur permodalan, melunasi kewajiban utang yang membebani neraca, atau melakukan ekspansi bisnis yang agresif.

Dukungan dari pembeli siaga atau investor besar sering kali menjadi sinyal kepercayaan yang ditangkap positif oleh pasar.

Berikut adalah ulasan mendalam mengenai tujuh saham yang tengah dan akan melakukan aksi right issue jumbo beserta tujuan penggunaan dananya yang agresif.

PANI: Aksi Penggalangan Dana Raksasa Rp16,7 Triliun

Salah satu sorotan utama di pasar modal saat ini tertuju pada PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI). Emiten properti ini mengumumkan rencana right issue dengan nilai yang sangat fantastis, yakni mencapai Rp16,7 triliun.

Dalam aksi ini, saham baru ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp15.000 per lembar.

Keyakinan investor terhadap PANI diperkuat oleh komitmen pemegang saham utama, PT Multi Artha Pratama, yang memastikan akan menyerap sebagian besar HMETD yang mereka miliki.

Dana segar hasil right issue ini rencananya akan digunakan untuk menambah kepemilikan pada entitas anak usaha seperti CBDK serta memperkuat struktur permodalan grup guna mendukung pengembangan kawasan PIK 2.

Menariknya, meski nilainya jumbo, tingkat risiko dilusi bagi investor yang tidak berpartisipasi tergolong kecil, yakni hanya sekitar 6,19%.

INET: Memacu Konektivitas dengan Dana Rp3,2 Triliun

Di sektor teknologi dan infrastruktur jaringan, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) membidik dana hingga Rp3,2 triliun melalui penerbitan 12,8 miliar saham baru dengan harga tebus Rp250.

Kepercayaan diri INET terlihat dari kesiapan pemegang saham pengendali untuk bertindak sebagai pembeli siaga.

Fokus utama penggunaan dana ini adalah percepatan pembangunan jaringan Fiber to the Home (FTTH) berbasis teknologi mutakhir Wi-Fi 7, dengan target wilayah Bali dan Lombok.

Selain itu, dana juga dialokasikan untuk melunasi biaya sewa kabel bawah laut serta memperkuat modal anak usaha. INET juga menerbitkan waran seri II yang berpotensi menambah dana hampir Rp1 triliun.

Namun, investor perlu waspada karena potensi dilusi bagi yang tidak menebus haknya mencapai angka yang cukup besar, yakni hingga 57%.

WIFI: Sukses Oversubscribed demi Pemerataan Internet

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mencatatkan kesuksesan dalam aksi korporasinya dengan menuntaskan right issue senilai Rp5,9 triliun. Respons pasar terbilang sangat antusias hingga mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed.

Dengan rasio pembagian 4:5 dan harga tebus Rp2.000, dana yang dihimpun difokuskan untuk memperluas jaringan internet hingga mencakup target ambisius 25 juta rumah.

Pada tahun pertama, perseroan menargetkan koneksi ke 5 juta rumah. Di tengah tren transformasi digital yang masif di Indonesia, prospek bisnis WIFI menjadi salah satu yang paling diminati investor yang mencari pertumbuhan jangka panjang.

GMFI: Restrukturisasi dan Inbreng Aset Rp5,6 Triliun

Kabar baik datang dari sektor penerbangan dan pemeliharaan pesawat. PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) menjalankan strategi right issue yang unik karena melibatkan penyertaan modal non-tunai (inbreng) berupa aset lahan dari PT Angkasa Pura Indonesia.

Nilai aset tersebut ditaksir mencapai Rp5,66 triliun.

Langkah ini merupakan bagian integral dari restrukturisasi besar-besaran induk usahanya, Garuda Indonesia.

Dampak paling signifikan dari aksi ini adalah perbaikan fundamental neraca keuangan, di mana ekuitas GMFI yang sebelumnya negatif berhasil berbalik menjadi positif.

Selain inbreng aset, dana tunai yang disiapkan akan digunakan untuk memperkuat bisnis Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) serta meningkatkan kualitas operasional guna menangkap peluang bangkitnya industri penerbangan pasca pandemi.

CBRE: Strategi Konversi Utang untuk Neraca Lebih Sehat

PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) mengambil langkah strategis dengan melepas 48 miliar saham baru.

Fokus utama dari aksi korporasi ini adalah konversi utang senilai USD 55 juta dari kreditur besar menjadi ekuitas. Strategi ini dinilai efektif untuk memangkas beban keuangan dan memperbaiki rasio utang perusahaan.

Selain pembenahan neraca, tambahan modal juga dialokasikan untuk belanja modal (capex) dan modal kerja operasional.

Dengan struktur permodalan yang lebih sehat, CBRE memiliki ruang gerak yang lebih luas untuk meningkatkan performa bisnis dan efisiensi di masa depan.

IRSX dan NINE: Ekspansi Teknologi dan Penguatan Modal Kerja

Di lini saham teknologi lainnya, PT Aviana Sinar Abadi Tbk (IRSX) telah mendapatkan restu pemegang saham untuk menerbitkan lebih dari 12,3 miliar saham baru, disertai penerbitan waran seri II.

Pendanaan ini diprioritaskan untuk belanja modal dan pengembangan usaha melalui entitas anak, guna menangkap peluang di sektor teknologi yang sangat kompetitif.

Sementara itu, PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) menargetkan dana yang lebih moderat, yakni Rp80 miliar melalui penerbitan 2,1 miliar saham baru.

Masuknya Poh Holding sebagai pemegang saham mayoritas memberikan sentimen positif tersendiri, di mana manajemen optimis harga saham dapat terapresiasi menjelang pelaksanaan aksi korporasi.

Peluang dan Risiko bagi Investor

Bagi para investor, fenomena maraknya saham yang akan right issue jumbo ini menawarkan dua sisi mata uang.

Di satu sisi, investor yang memiliki dana tunai (cash) berpeluang mempertahankan persentase kepemilikan dan mendapatkan saham di harga yang sering kali lebih rendah dari harga pasar (diskon).

Apabila dana hasil right issue digunakan untuk ekspansi produktif, potensi pertumbuhan harga saham di masa depan (capital gain) cukup terbuka lebar.

Namun, risiko dilusi kepemilikan menjadi ancaman nyata bagi investor yang memutuskan untuk tidak menebus HMETD.

Selain itu, penambahan jumlah saham beredar secara teoritis dapat menurunkan Earning Per Share (EPS) jika tidak diimbangi dengan kenaikan laba bersih yang signifikan dalam waktu dekat.

Satu hal yang kerap luput dari analisis teknikal adalah faktor psikologis pasar. Ketika sebuah right issue dikaitkan dengan nama-nama investor besar atau grup konglomerasi, sentimen Fear of Missing Out (FOMO) sering kali muncul.

Situasi ini kerap mendorong harga naik bahkan sebelum aksi korporasi dimulai, menciptakan volatilitas yang bisa dimanfaatkan oleh trader jangka pendek namun perlu diwaspadai oleh investor konservatif. (*)

Tags: Bursa EfekBursa Efek IndonesiaSaham
ShareTweetSend

Berita Terkait

IHSG Cetak Rekor di Awal 2026, Mirae Asset Tetap Optimistis ke Level 10.500
EKONOMI

IHSG Cetak Rekor di Awal 2026, Mirae Asset Tetap Optimistis ke Level 10.500

Januari 16, 2026
Awal Perdagangan, IHSG Dibuka Menguat 31,28 Poin
EKONOMI

Awal Perdagangan, IHSG Dibuka Menguat 31,28 Poin

Desember 12, 2025
Saham BUMI ‘Mengamuk’ Tembus Rp326, Cetak Multibagger Berkat Aksi Borong Asing dan Isu Akuisisi
EKONOMI

Saham BUMI ‘Mengamuk’ Tembus Rp326, Cetak Multibagger Berkat Aksi Borong Asing dan Isu Akuisisi

Desember 11, 2025
Fenomena RLCO: Tiga Hari ARA, Cuan Tembus 109 Persen hingga Antrean Beli Mengular Rp200 Miliar
EKONOMI

Fenomena RLCO: Tiga Hari ARA, Cuan Tembus 109 Persen hingga Antrean Beli Mengular Rp200 Miliar

Desember 11, 2025
Manuver Raksasa Pasar Modal: Chengdong Lepas Ratusan Juta Saham BUMI, Lo Kheng Hong Kembali Serok GJTL
EKONOMI

Manuver Raksasa Pasar Modal: Chengdong Lepas Ratusan Juta Saham BUMI, Lo Kheng Hong Kembali Serok GJTL

Desember 11, 2025
IHSG Perkasa, Nilai Transaksi Tembus Rp33,88 triliun, Saham BUMI Meroket Tajam Hampir 20 Persen
EKONOMI

IHSG Perkasa, Nilai Transaksi Tembus Rp33,88 triliun, Saham BUMI Meroket Tajam Hampir 20 Persen

Desember 11, 2025
Next Post
Teguh Ista’al Jadi yang Pertama Ambil Formulir Calon Ketua Golkar Kota Serang

Teguh Ista'al Jadi yang Pertama Ambil Formulir Calon Ketua Golkar Kota Serang

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh