SERANG, BANPOS – Selama tahun 2025, Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Serang mencatat terdapat puluhan peristiwa kebakaran di Ibu Kota Provinsi Banten itu.
Diketahui, sejak Januari hingga November 2025, 84 laporan kebakaran diterima dan ditangani oleh Damkar Kota Serang. Dari data yang ada, peristiwa didominasi disebabkan oleh korsleting listrik.
Kabid Damkar pada Dinas Satpol PP Kota Serang, Rachmatullah, mengatakan bahwa pihaknya menangani puluhan laporan mulai dari kebakaran rumah, alang-alang, tempat usaha dan lain sebagainya.
“Lokasi kebakaran kebanyakan memang terjadi di Kecamatan Serang, Cipocok Jaya, Curug, Walantaka, Kasemen dan Taktakan,” kata Rachmatullah, Sabtu (22/11/2025).
Rachmatullah menjelaskan, pola kejadian kebakaran pada 2025 relatif meningkat di beberapa wilayah padat penduduk dan kawasan permukiman campuran.
Menurutnya, sebagian besar insiden dipicu oleh korsleting listrik, puntung rokok, serta kelalaian penggunaan alat masak.
“Mayoritas penyebabnya masih didominasi instalasi listrik bermasalah. Ada juga beberapa kasus yang muncul karena aktivitas warga yang kurang hati-hati,” ujarnya.
Dia menambahkan, Damkar Kota Serang terus melakukan patroli dan sosialisasi pencegahan kebakaran di sejumlah lingkungan permukiman serta pusat keramaian.
Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko kejadian serupa yang kerap meningkat pada musim kemarau panjang. (*)




Discussion about this post