Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

BGN Tegaskan MBG Aman dari Korupsi

by Tim Redaksi
November 20, 2025
in NASIONAL
BGN Tegaskan MBG Aman dari Korupsi

Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN, Tigor Pangaribuan (kanan), dalam konferensi pers virtual SDGs di Kantor Bappenas, Rabu (19/11/2025). (ISTIMEWA)

JAKARTA, BANPOS – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dirancang agar aman dari korupsi sekaligus tepat sasaran. Dana langsung masuk ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), tanpa melalui pejabat eselon, sehingga makanan benar-benar sampai ke penerima manfaat.

“Apakah BGN ini ajang bancakan korupsi? Oh enggak bisa,” tegas Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN, Tigor Pangaribuan, dalam konferensi pers virtual SDGs di Kantor Bappenas, Rabu (19/11/2025).

Baca Juga

Program MBG Tingkatkan Kesadaran Gizi Warga Kota Serang

Maret 4, 2026
Merdeka Institute Kecam Sikap Pemerintah dalam Kasus Teror Terhadap Ketua BEM UGM

Merdeka Institute Kecam Sikap Pemerintah dalam Kasus Teror Terhadap Ketua BEM UGM

Februari 20, 2026
Dianggap Tidak Berpihak Pengusaha Lokal, Program MBG Tuai Kritikan DPRD Lebak

Dianggap Tidak Berpihak Pengusaha Lokal, Program MBG Tuai Kritikan DPRD Lebak

Februari 17, 2026
Agis Ungkap Dampak Nyata MBG, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih bagi Warga Serang

Agis Ungkap Dampak Nyata MBG, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih bagi Warga Serang

Februari 2, 2026

Setiap SPPG menerima aliran dana sekitar Rp 440 juta untuk 10 hari operasional. Dana ini tidak bisa dicairkan sembarangan. “Yang bisa mengeluarkan uang di situ kami gunakan virtual account. Wakil yayasan menuliskan permintaan uangnya dan kepala SPPG meng-approve. Kalau mereka berselisih pendapat, maka tidak keluar uangnya. Jadi kami sudah buat sistem yang mencegah,” ujar Tigor.

Total anggaran MBG mencapai Rp 71 triliun per tahun, yang langsung ditransfer ke SPPG melalui bank Himbara, tanpa mampir ke rekening BGN. “Tidak ada lagi eselon-eselon satu mempunyai kekuatan atau power untuk melakukan pengadaan besar secara terpusat. Itu tidak bisa. Jadi korupsi sudah terjawab,” kata Tigor.

Meski begitu, BGN tetap mengawasi kualitas pelaksanaan. Sekitar 40 SPPG saat ini sedang dipantau karena tidak mematuhi standar operasional prosedur (SOP) dan menimbulkan indikasi keracunan pangan.

“SPPG-SPPG yang jelek itu segera dipantau. Saat ini ada kurang lebih 40 dalam proses peringatan dan hukuman. Selama dua minggu tidak boleh jalan sampai bisa memperbaiki,” jelas Tigor.

Tigor juga menjelaskan kenapa program MBG tidak diberikan dalam bentuk uang tunai kepada orang tua. “Kalau orang tua punya tiga anak, Rp15 ribu per anak itu sekitar Rp450 ribu, jadi Rp900 ribu per bulan. Kalau dikali 12 sekitar Rp10–11 juta. Kita tidak berikan uang tunai karena kami ingin memastikan makanan sampai ke anaknya.”

Sistem MBG yang diperbarui melayani 1,13 juta anak PAUD di 37 ribu kelompok, dan 625 ribu anak RA/TK di 14 ribu kelompok. Target total penerima manfaat mencapai 82,9 juta orang, termasuk anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Hingga kini, 15.363 SPPG telah melayani 45 juta penerima manfaat.

Program MBG juga mendorong ekonomi sirkular. Petani, peternak, dan nelayan diberdayakan sebagai sumber bahan pangan untuk SPPG, yang kemudian menyalurkan makanan ke penerima manfaat.

“Setiap petani, peternak, dan nelayan di satu wilayah harus diberdayakan menjadi sumber bahan pangan untuk dijual ke SPPG. Dari SPPG baru diedarkan ke ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga anak-anak sekolah. Inilah strategi dan struktur tata kelola besarnya,” papar Tigor.

Sementara itu,Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) menegaskan jumlah ahli gizi di Indonesia cukup untuk bertugas di SPPG dalam program. Menurut Ketua Umum DPP Persagi, Doddy Izwardy, lulusan ahli gizi dari setiap pendidikan itu mencapai 11 ribu orang setahun.

Namun, Persagi tak tahu secara rinci lokasi lulusan ahli gizi itu, sehingga kesulitan memberi tahu SPPG keberadaan ahli gizi. “Kami sudah mengonsolidasi DPD kami yang ada 35 di semua provinsi di Indonesia. Ada 500 lebih DPC-nya. Nah tadi dari Kementerian Kesehatan itu sudah mapping. Ada yang masih sukarela. Nah tapi itu pola-pola itu kan miliknya pemerintah daerah setempat, apakah mereka bisa pindah ke SPPG harus ada aturan dari bupati, gubernur,” tutur Doddy kepada awak media di Kantor Kemenko Pangan Jakarta, Rabu (19/11/2025).

Doddy menjelaskan, Persagi dan BGN akan membahas isu serapan ahli gizi di setiap SPPG seluruh Indonesia dalam perjanjian kerja sama (PKS). Persagi dan BGN akan bersinergi dalam memetakan berapa kebutuhan ahli gizi di SPPG sehingga kedua belah pihak bisa mendapatkan angka pasti.

“Yang paling penting sih kami sudah berkomunikasi Asosiasi Perguruan Tinggi, sama yang vokasi, Poltekkes dan mereka tuh banyak lulusan-lulusan yang setiap tahunnya akan tamat,” tutur Doddy. (*)

Source: SATELITNEWS
Tags: Badan Gizi NasionalMakan Bergizi GratisSatuan Pelayanan Pemenuhan GiziTigor Pangaribuan
ShareTweetSend

Berita Terkait

EKONOMI

Program MBG Tingkatkan Kesadaran Gizi Warga Kota Serang

Maret 4, 2026
Merdeka Institute Kecam Sikap Pemerintah dalam Kasus Teror Terhadap Ketua BEM UGM
NASIONAL

Merdeka Institute Kecam Sikap Pemerintah dalam Kasus Teror Terhadap Ketua BEM UGM

Februari 20, 2026
Dianggap Tidak Berpihak Pengusaha Lokal, Program MBG Tuai Kritikan DPRD Lebak
PEMERINTAHAN

Dianggap Tidak Berpihak Pengusaha Lokal, Program MBG Tuai Kritikan DPRD Lebak

Februari 17, 2026
Agis Ungkap Dampak Nyata MBG, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih bagi Warga Serang
PEMERINTAHAN

Agis Ungkap Dampak Nyata MBG, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih bagi Warga Serang

Februari 2, 2026
Hasil Ternak di Lebak Belum Bisa Cukupi Kebutuhan Program MB
EKONOMI

Hasil Ternak di Lebak Belum Bisa Cukupi Kebutuhan Program MB

Desember 29, 2025
Mobil MBG Tabrak Siswa dan Guru di SDN 01 Cilincing, BGN Tanggung Seluruh Biaya Perawatan Korban
NASIONAL

Mobil MBG Tabrak Siswa dan Guru di SDN 01 Cilincing, BGN Tanggung Seluruh Biaya Perawatan Korban

Desember 11, 2025
Next Post
Pemkot Tangerang Imbau Warga Hindari Jalan KH Hasyim Ashari

Pemkot Tangerang Imbau Warga Hindari Jalan KH Hasyim Ashari

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh