SERANG, BANPOS – Kepala Desa Angsana Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Nuriman, akhir-akhir ini tidak bisa tidur dengan nyenyak.
Bukan tanpa sebab ia terkena insomnia. Pasalnya, warga dari tiga RT yang berada di wilayahnya, menuntut dilakukan perbaikan jalan.
Bahkan karena merasa kesal, warga dari tiga RT tersebut yakni meliputi RT 013, 014 dan 015 melampiaskan kekesalan dengan menanam pohon pisang dan pohon lainya di badan jalan kabupaten.
“Sejak satu tahun ini 2025, saya banyak diprotes warga perihal pembangunan jalan kabupaten. Hampir setiap saat ada saja warga yang menanyakan kapan jalan di lingkungan merek akan dibangun. Karena status jalan kabupaten maka saya hanya sebatas menyampaikan ke dinas terkait,” ujar Nuriman, Kamis (20/11).
Menurutnya, jalan tanah berlumpur yang berstatus Jalan Kabupaten itu telah menjadi kewenangan kabupaten, sejak alih status thun 2017.
Sejak peralihan status itu, jalan tersebut belum tersentuh pembangunan.
Ia menjelaskan, jalan sepanjang 1.300 meter tersebut penghubung antara kampung meliputi Kampung Salam Atas ke Salam Bawah dan Kampung Sigandik dan dihuni sekira 300 keluarga.
“Saya sudah sangat kewalahan atas protes warga kami. Usulan ke dinas terkait dan para pihak lainnya sudah saya sampaikan. Proposal pun setiap tahun kami ajukan tapi tidak ada tanggapan sampai saat ini,” terang Nuriman.
Atas keluhan warganya tersebut, Kades Nuriman memohon kepada Bupati Serang Ratu Zakiyah dan Dinas PU untuk segera bertindak turun ke Kampung Salam dan membangun jalan yang layak.
“Kami memohon Ibu Bupati memperhatikan pembangunan jalan warganya agar menjadi layak. Warga kami sangat berharap jalan segera dibangun,” ucap Nuriman.
Sementara Ketua RT 015, Satiri, mengatakan bahwa jalanan yang berlumpur tersebut sering mengakibatkan kecelakaan.
Banyak warga setempat sering terpeleset saat melintas.
Ia berharap kepada pemerintah untuk segera memperbaiki jalan tersebut agar membuat nyaman warga. (*)



Discussion about this post