SERANG, BANPOS – Gubernur Banten Andra Soni, menerima 10 nama Calon Pimpinan (Capim) pengurus Baznas Provinsi Banten 2025-2030, dari Panitia Seleksi (Pansel) dan akan langsung dibawa ke Baznas RI, untuk proses penetapan lima orang pimpinan definitif.
Ke 10 nama yang ditetapkan Pansel dan diajukan untuk mendapatkan pertimbangan Baznas RI tersebut, meliputi Rachmat, Wawan Wahyuddin, Suhud, Pery Hasanudin, Ace Sumirsa Ali, Rohimah, Muhamad Arif Iqbal, Ade Abduracman, Syaepudin, dan Solihin.
Andra mengatakan, sepuluh peserta sudah diumumkan secara terbuka dan Pemprov senantiasa menjaga proses seleksi agar tetap akuntabel. Sehingga seluruh tahapan seleksi dapat dipantau publik dan tidak dilakukan secara tertutup.
“Saya pastikan Pemprov Banten segera menyampaikan daftar tersebut ke Jakarta untuk diputuskan menjadi lima nama pimpinan BAZNAS Banten,” kata Andra, belum lama ini.
Seleksi berlangsung secara terbuka dan transparan, diawali pendaftaran pada 1–22 September 2025. Sebanyak 51 pendaftar mengikuti proses dan 47 orang dinyatakan lolos administrasi.
Seleksi berlanjut ke tahapan kompetensi berbasis komputer (CAT) menghasilkan 20 peserta terbaik untuk mengikuti wawancara. Berdasarkan Berita Acara Nomor 026/PANSEL-CAPIM-BAZNAS-BTN/X/2025 tertanggal 21 Oktober 2025 ditetapkan 10 nama untuk disampaikan kepada BAZNAS RI.
Ketua Pansel yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi menjelaskan bahwa aturan mengharuskan provinsi mengirim dua kali jumlah formasi yakni lima jabatan pimpinan Baznas.
Selanjutnya, Baznas RI akan melakukan pendalaman kembali terhadap kesepuluh nama tersebut sebelum menetapkan lima orang terpilih.
“Kami mengirim sepuluh nama sesuai ketentuan,” tandasnya.
Ketua Baznas Banten periode 2020–2025, Syibli Sarjaya, juga memastikan bahwa seluruh proses telah diumumkan secara terbuka melalui media.
“Nama-nama itu sudah disampaikan ke publik,” ungkapnya.
Dalam penjelasannya, Syibli menyampaikan harapan agar proses di tingkat pusat dapat selesai sebelum masa jabatannya berakhir pada 16 Desember 2025. Ia juga merinci alur di BAZNAS RI, mulai dari verifikasi faktual, wawancara lanjutan, hingga penetapan final. Harapannya, hasil sudah turun pada akhir November atau paling lambat awal Desember.
Dengan selesainya proses seleksi di tingkat provinsi, Pemprov Banten menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi pimpinan BAZNAS kali ini merupakan wujud komitmen terhadap tata kelola zakat yang kredibel dan berintegritas.
“Sepuluh nama yang disampaikan menjadi representasi proses seleksi terbuka yang berpihak pada profesionalisme dan akuntabilitas,” imbuhnya. (*)







Discussion about this post