Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Gegara Pernyataan Viral, Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal Bakal Dikasih Paham Persagi Soal Peran Ahli Gizi

by Muhamad Wahyu
November 17, 2025
in KESEHATAN, NASIONAL
Gegara Pernyataan Viral, Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal Bakal Dikasih Paham Persagi Soal Peran Ahli Gizi

LEBAK, BANPOS – Polemik terkait pernyataan wakil ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal soal peran ahli gizi dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) berbuntut panjang.

Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) diketahui akan menggelar diskusi langsung dengan Cucun Ahmad Syamsurijal untuk meluruskan pemahaman mengenai tugas dan kompetensi tenaga gizi.

Baca Juga

Kata Pj Sekda, PNS sampai PPPK Paruh Waktu di Lebak Bakal Dapat THR

Maret 5, 2026

Pengangguran di Kabupaten Lebak Melonjak

Maret 5, 2026

Program MBG Tingkatkan Kesadaran Gizi Warga Kota Serang

Maret 4, 2026

Anggota Komisi X DPR RI Soroti Kasus Stunting di Lebak Tertinggi Kedua di Banten

Maret 3, 2026

Ketua DPC PERSAGI Lebak, Eri Rachmawati, mengatakan bahwa langkah tersebut dilakukan setelah adanya arahan dan komunikasi dari pengurus pusat organisasi profesi tersebut.

“Kami dari organisasi profesi, berdasarkan informasi dari DPP PERSAGI, akan melakukan diskusi dengan beliau (Cucun) terkait peran ahli gizi. Mungkin beliau belum memahami secara utuh fungsi ahli gizi dalam program MBG,” ujar Eri, Senin (17/11).

Eri menjelaskan, ahli gizi tidak dapat disamakan dengan lulusan SMA yang mengikuti pelatihan singkat.

Profesi ahli gizi, kata dia, ditempuh melalui pendidikan selama 3 hingga 4 tahun dan memiliki standar kompetensi yang tidak bisa digantikan oleh pelatihan jangka pendek.

“Ada beberapa ilmu yang mungkin bisa dipelajari oleh lulusan SMA yang dilatih, tapi itu tidak akan komprehensif sebagaimana tujuan program MBG. Program ini bukan hanya soal menyediakan makanan bergizi, tetapi juga memberikan edukasi kepada penerima manfaat,” tegasnya.

Ia menambahkan, minimnya ketersediaan tenaga gizi yang bersedia bekerja di Sentra Pemberian Makanan Bergizi (SPPG) juga ikut memicu salah tafsir soal pentingnya profesi tersebut.

Meski gaji yang ditawarkan cukup besar untuk fresh graduate, tantangan pekerjaan dinilai cukup berat.

“Beban kerja di SPPG itu besar. Satu orang ahli gizi harus menangani 3.000 hingga 4.000 porsi atau anak. Jadi bukan soal tidak butuh pekerjaan, tapi lebih pada kesiapan mental dan isu beratnya tanggung jawab yang dihadapi,” jelas Eri.

Selain memastikan kualitas makanan, tenaga gizi juga bertanggung jawab mengevaluasi kondisi penerima program, termasuk kemungkinan alergi, kebutuhan diet khusus, hingga tindak lanjut yang harus dilakukan bila ditemukan kasus tertentu.

“Harus ada evaluasi. Misalnya apakah ada alergi, ada penyakit tertentu yang membuat anak tidak bisa mengonsumsi makanan tertentu, dan bagaimana tindak lanjutnya. Itu tidak bisa dilakukan oleh tenaga tanpa kompetensi profesional,” tambahnya.

Eri menegaskan bahwa ahli gizi adalah profesi resmi yang memiliki standar pendidikan, kode etik, serta tanggung jawab khusus.

Karena itu, ia menolak anggapan bahwa peran ahli gizi dapat dengan mudah digantikan.

“Yang perlu ditekankan, ahli gizi adalah profesi, bukan jabatan yang bisa diganti begitu saja,” tegasnya. (*)

Tags: Cucun Ahmad SyamsurijallebakMakan Bergizi GratisMBGPersagi
ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

Kata Pj Sekda, PNS sampai PPPK Paruh Waktu di Lebak Bakal Dapat THR

Maret 5, 2026
EKONOMI

Pengangguran di Kabupaten Lebak Melonjak

Maret 5, 2026
EKONOMI

Program MBG Tingkatkan Kesadaran Gizi Warga Kota Serang

Maret 4, 2026
PEMERINTAHAN

Anggota Komisi X DPR RI Soroti Kasus Stunting di Lebak Tertinggi Kedua di Banten

Maret 3, 2026
Bawa Jargon “Ruhay”, Ainia Tampil Menarik di Aksi Indosiar 2026
Entertainment

Bawa Jargon “Ruhay”, Ainia Tampil Menarik di Aksi Indosiar 2026

Februari 28, 2026
Anggaran Reses DPRD Lebak Tuai Sorotan, Publik Desak Transparansi
PEMERINTAHAN

Anggaran Reses DPRD Lebak Tuai Sorotan, Publik Desak Transparansi

Februari 27, 2026
Next Post
LAZISMU Kota Serang Gelar Jalan Sehat, Khitanan Massal, dan Layanan Kesehatan Gratis

LAZISMU Kota Serang Gelar Jalan Sehat, Khitanan Massal, dan Layanan Kesehatan Gratis

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh