TANGERANG, BANPOS – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tangerang menggandeng berbagai organisasi kepemudaan (OKP) dan mahasiswa untuk menggalakkan kampanye pencegahan penyalahgunaan narkoba. Program ini turut didukung Kepolisian dan Kesbangpol Kota Tangerang, di tengah meningkatnya keterlibatan remaja dalam aksi kriminalitas berbasis penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
Bendahara Umum KNPI Kota Tangerang, Irwan, mengatakan pihaknya berkomitmen menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi muda yang sehat dan bebas narkoba. “Ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Tangerang dalam membangun masyarakat yang berdaya dan berintegritas,” ujarnya di Tangerang, Minggu (16/11).
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, yang hadir sebagai narasumber, menyoroti maraknya penyalahgunaan obat keras tertentu seperti Tramadol dan Hexymer yang kerap memicu tawuran remaja. Ia menegaskan telah memerintahkan seluruh jajarannya bertindak tegas terhadap peredaran obat-obatan tersebut. “Bila ditemukan anggota yang membekingi penjual obat terlarang, akan saya tindak tegas. Bahkan bisa saya pecat,” tegas Kapolres. Ia menambahkan, jajaran Polresta telah diperintahkan memperketat pengawasan dan penindakan di wilayah rawan peredaran.
Kegiatan sosialisasi pencegahan narkoba ini diikuti berbagai OKP, Forum Mahasiswa Kota Tangerang, serta mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi. Turut hadir narasumber dari BNN dan Polresta Tangerang Kota yang memberikan materi tentang bahaya narkoba dan strategi pencegahan di kalangan remaja dan pemuda. Hadir pula Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam dan Kepala Kesbangpol Teguh Supriyanto.
Teguh menilai narkoba kini tidak mengenal batas usia, bahkan mulai menyasar anak-anak tingkat sekolah dasar. Karena itu, Pemkot Tangerang terus memperkuat edukasi lintas sektor melalui Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2023 tentang P4GN, termasuk pembinaan keluarga harmonis. “Pencegahan dan pemberantasan narkotika harus dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi kepemudaan,” ujarnya.
Melalui kolaborasi KNPI, OKP, mahasiswa, serta aparat keamanan, kegiatan ini diharapkan mampu menekan penyalahgunaan narkoba sekaligus memperkuat ketahanan generasi muda Kota Tangerang. (*)











Discussion about this post