JAKARTA, BANPOS – Nilai tukar rupiah pagi ini, Jumat (14/11/2025) dibuka menguat sebesar 0,07 persen ke level Rp 16.716 per dolar Amerika Serikat (AS) dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 16.728 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Won Korea naik 0,41 persen, peso Filipina naik 0,20 persen, baht Thailand menguat 0,07 persen, yuan China naik 0,01 persen, dolar Hong Kong menguat 0,006 persen.
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,04 persen ke level 99,10.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap poundsterling Inggris melemah 0,34 persen ke level Rp 21.968, dan terhadap dolar Australia menguat 0,29 persen ke level Rp 10.941.
Analis pasar keuangan Ariston Tjendra mengatakan bahwa, nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga AS yang menyusut belakangan ini masih menjadi kekhawatiran untuk rupiah.
“Ditambah sikap longgar BI (Bank Indonesia) dan stimulus Pemerintah juga memberikan tekanan ke rupiah. Apalagi kemarin indeks saham AS ditutup negatif menambah dukungan tekanan ke aset berisiko hari ini, ujarnya dalam riset harian, Jumat (14/11/2025).
Dia memproyeksi, nilai tukar rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS bergerak ke level Rp 16.750 per dolar AS, dengan support di sekitar Rp 16.700 per dolar AS di sepanjang hari ini. (*)

Discussion about this post