CILEGON, BANPOS – Rencana Pemkot Cilegon memberangkatkan 200 tenaga kerja ke Hokkaido Jepang, dipastikan terealisasi.
Sebab, perwakilan perusahaan asal Hokkaido Jepang, telah memastikan kuota 200 tenaga kerja tersebut.
Hal itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Representatif PT Kyotsu, Toshimasa Nagahara,
Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan memprioritaskan tenaga kerja asal Cilegon dalam proses rekruitmen.
Menurutnya, kuota 200 tenaga kerja pada tahap awal tersebut akan diutamakan untuk warga Cilegon, sebelum dibuka bagi daerah lain di Indonesia, khususnya Provinsi Banten.
“Yang akan kita utamakan itu dari Cilegon dulu. Jika kuota belum terpenuhi, barulah kita kembangkan ke wilayah Indonesia lainnya. Tetapi prioritas utama tetap dari Cilegon,” ujarnya.
Lebih lanjut, Toshimasa menjelaskan bahwa kebutuhan tenaga kerja tidak hanya berasal dari perusahaan Kyotsu, melainkan juga dari perusahaan-perusahaan rekanan yang bergerak di bidang logistik.
Menurutnya, banyak perusahaan mitra yang membutuhkan tambahan SDM untuk mendukung operasional di Jepang.
“Untuk langkah awal, kami akan membantu menyebarkan SDM dari Indonesia di Provinsi Hokkaido. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat dibantu untuk mendapatkan SDM terbaik dari Indonesia, khususnya dari Cilegon,” katanya.
Terkait kebutuhan Tenaga kerja, Toshimasa menuturkan bahwa posisi yang paling dibutuhkan perusahaan yaitu pengemudi truk atau tenaga logistik.
Ia menegaskan bahwa tidak dibutuhkan keterampilan khusus, namun kemampuan bekerja dengan aman dan memastikan barang terkirim selamat menjadi prioritas utama.
“Yang paling dibutuhkan adalah truck driver. Kami membutuhkan pengemudi yang mampu mengemudikan kendaraan secara aman dan memastikan barang kiriman sampai ke pelanggan dengan selamat serta kualitas tetap terjaga sebab Keamanan adalah hal yang paling utama,” jelasnya. (*)



Discussion about this post