CILEGON, BANPOS – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menggelar Rembuk Nelayan se-Kota Cilegon bersama Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Cilegon di Aula Diskominfo Cilegon, Kamis (13/11). Kegiatan yang difasilitasi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon itu menjadi ruang dialog antara pemerintah dan nelayan untuk membahas kebutuhan serta aspirasi masyarakat pesisir.
Walikota Cilegon, Robinsar, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan nelayan. Ia menyatakan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan nelayan telah dicatat dan menjadi perhatian pemerintah sejak awal. “Semua memang butuh proses dan waktu, tapi Insyaallah setiap langkah yang kita ambil selalu diarahkan untuk kebaikan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Robinsar juga menjelaskan bahwa Pemkot Cilegon tengah memperkuat koordinasi internal dan memperbaiki sistem birokrasi agar program pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara lebih cepat. Sebagai pemimpin dari latar belakang profesional, ia mengaku terus belajar memahami dinamika pemerintahan agar setiap kebijakan yang dibuat tepat sasaran, termasuk bagi nelayan..
Ia menambahkan, kolaborasi dan komunikasi yang baik menjadi kunci keberhasilan pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Cilegon. “Kami percaya, dengan kerja sama dan semangat kebersamaan, cita-cita meningkatkan kesejahteraan nelayan bisa diwujudkan. Pemerintah hadir untuk mendengar dan mencari solusi bersama,” katanya.
Sementara itu, Ketua HNSI Kota Cilegon, Supriyadi, menyampaikan sejumlah usulan prioritas nelayan, antara lain penyediaan tempat pelelangan ikan, pembangunan rumpon, pemberdayaan ekonomi keluarga nelayan, serta perlindungan saat musim barat. Ia juga berharap pemerintah dapat menyediakan program beasiswa bagi anak-anak nelayan sebagai bentuk perhatian terhadap masa depan generasi pesisir.
Supriyadi menegaskan HNSI tetap mendukung pembangunan dan investasi di Kota Cilegon sepanjang kebijakan yang diambil tetap memperhatikan masyarakat pesisir. “Kami siap mendukung setiap investasi dan kebijakan pemerintah, tapi mohon jangan lupakan masyarakat nelayan yang juga bagian penting dari wajah Kota Cilegon,” tutupnya.(*)












Discussion about this post