Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Cegah “Diabesity” dengan Langkah Sederhana, Begini Tipsnya

by Ipay
November 12, 2025
in GAYA HIDUP, KESEHATAN
Cegah “Diabesity” dengan Langkah Sederhana, Begini Tipsnya

JAKARTA, BANPOS — Para ahli kesehatan mengingatkan masyarakat Indonesia agar mewaspadai ancaman diabesity atau kombinasi obesitas dan diabetes yang terus meningkat di kawasan Asia-Pasifik. Berdasarkan data International Diabetes Federation (IDF) 2024, sekitar 20,4 juta warga Indonesia hidup dengan diabetes, atau 11,3 persen populasi dewasa.

Menurut Dr. Alex Teo, Director of Research Development and Scientific Affairs Asia Pacific Herbalife, urbanisasi, stres, kurang aktivitas fisik, dan pola makan tinggi gula menjadi pemicu utama meningkatnya risiko diabetes. “Pencegahan harus dimulai dari perubahan gaya hidup sehari-hari,” ujarnya di Jakarta, Rabu (12/11).

Baca Juga

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026

Teo menyarankan langkah sederhana seperti mengurangi minuman manis, memperbanyak sayur dan buah, berolahraga minimal 150 menit per minggu, tidur cukup, serta mengelola stres melalui meditasi atau latihan pernapasan.

Ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan gula darah rutin untuk deteksi dini. “Perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menurunkan risiko diabesity secara signifikan,” kata Teo. Fenomena ini, lanjutnya, menjadi tantangan besar bagi sistem kesehatan di Asia-Pasifik karena meningkatnya beban ekonomi dan sosial akibat penyakit tidak menular. (*)

Source: ANTARA
ShareTweetSend

Berita Terkait

PERISTIWA

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
PEMERINTAHAN

Disnakertrans Pandeglang Bakal Tindaklanjuti Aduan Pekerja Gudang PT Gudang Wings Labuan

Maret 5, 2026
EKONOMI

Muji Rohman Optimis Industri Sawah Luhur Pangkas Pengangguran

Maret 5, 2026
Next Post
Polisi Cari Siswi SMA di Tangerang Yang Hilang 1 Pekan

Polisi Cari Siswi SMA di Tangerang Yang Hilang 1 Pekan

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh