Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Komnas Perempuan Mengajak Publik Ingat Perjuangan Pahlawan Perempuan

by Tim Redaksi
November 10, 2025
in NASIONAL
Komnas Perempuan Mengajak Publik Ingat Perjuangan Pahlawan Perempuan

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mengajak masyarakat untuk mengingat perjuangan para pahlawan perempuan, khususnya mereka yang belum tercatat dalam arsip sejarah.

JAKARTA, BANPOS – Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mengajak masyarakat untuk mengingat perjuangan para pahlawan perempuan, khususnya mereka yang belum tercatat dalam arsip sejarah.

Ketua Komnas Perempuan Maria Ulfah Ansor mengatakan dibalik nama-nama besar yang sering disebut dalam buku hingga pidato kebangsaan saat peringatan Hari Pahlawan, banyak pahlawan perempuan yang kiprahnya belum tercatat, bahkan belum diakui, hingga terlupakan dari narasi Bangsa Indonesia.

Baca Juga

Komnas Nilai Guru Perempuan Rentan Jadi Korban Kekerasan dan Diskriminasi

Komnas Nilai Guru Perempuan Rentan Jadi Korban Kekerasan dan Diskriminasi

Oktober 7, 2025
Komisi Nasional Perempuan Catat Delapan Kasus Intoleransi Selama 2025

Komisi Nasional Perempuan Catat Delapan Kasus Intoleransi Selama 2025

Agustus 5, 2025
Publikasikan Detail Peristiwa Kekerasan Seksual, Dua Akun Humas Polisi Ini Dapat Kritik Tajam

Publikasikan Detail Peristiwa Kekerasan Seksual, Dua Akun Humas Polisi Ini Dapat Kritik Tajam

Juli 29, 2025
Anggota Komnas Perempuan, Retty Ratnawati dalam kegiatan hari perawat nasional yang jatuh pada 17 Maret 2023.

Hari Perawat Nasional, Komnas Dorong Perlindungan Perawat dari Diskriminasi

Maret 18, 2023

“Data menunjukkan bahwa 206 pahlawan nasional, hanya ada 16 orang, atau sekitar delapan persen perempuan. Angka ini bukan sekedar statistik, melainkan cermin dari konstruksi sejarah yang seringkali menempatkan perempuan sebagai pendukung, bukan pelaku utama dalam sejarah perjuangan bangsa,” kata Maria Ulfah dalam webinar bertajuk “Peringatan Hari Pahlawan Nasional 2025: Meneguhkan dan Melanjutkan Juang Pahlawan Perempuan” di Jakarta pada Senin.

Pihaknya menilai sejarah yang adil secara gender atau yang adil dan beradab adalah fondasi bagi pembangunan masa depan yang berkeadilan.

Hal ini dikarenakan nilai, keberanian, solidaritas, dan kemanusiaan yang diwariskan para pahlawan perempuan adalah sumber inspirasi bagi perjuangan masa kini dalam melawan kekerasan, diskriminasi, ketidakadilan dalam segala bentuknya.

Untuk itu ia mengajak masyarakat agar tidak hanya memperingati, namun juga melanjutkan perjuangan pahlawan perempuan, yang bukan hanya di medan perang, tetapi juga yang setiap hari berjuang untuk kemanusiaan, kesetaraan, dan kebebasan dari segala bentuk keterasan dan diskriminasi terhadap perempuan.

Ia menegaskan Komnas Perempuan sebagai salah satu lembaga HAM nasional memiliki mandat untuk memastikan bahwa pengalaman, perjuangan, dan kontribusi perempuan diakui sebagai bagian integral dari sejarah bangsa.

“Melalui webinar ini Komnas Perempuan berharap ada pengakuan dan pencatatan terhadap pahlawan perempuan yang semakin kuat dalam narasi sejarah nasional serta semakin tumbuhnya kesadaran publik, termasuk generasi muda tentang pentingnya peran perempuan dalam perjuangan bangsa,” kata Ulfah.

Ia juga berharap Komnas Perempuan dapat memantik kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, akademisi, media, dan masyarakat sipil, secara sinergis guna melanjutkan perjuangan pahlawan perempuan dalam konteks berbangsa dan bernegara masa kini. (*)

 

Source: ANTARA
Tags: komisi nasionalKomnas Perempuan
ShareTweetSend

Berita Terkait

Komnas Nilai Guru Perempuan Rentan Jadi Korban Kekerasan dan Diskriminasi
NASIONAL

Komnas Nilai Guru Perempuan Rentan Jadi Korban Kekerasan dan Diskriminasi

Oktober 7, 2025
Komisi Nasional Perempuan Catat Delapan Kasus Intoleransi Selama 2025
LIFESTYLE

Komisi Nasional Perempuan Catat Delapan Kasus Intoleransi Selama 2025

Agustus 5, 2025
Publikasikan Detail Peristiwa Kekerasan Seksual, Dua Akun Humas Polisi Ini Dapat Kritik Tajam
HUKRIM

Publikasikan Detail Peristiwa Kekerasan Seksual, Dua Akun Humas Polisi Ini Dapat Kritik Tajam

Juli 29, 2025
Anggota Komnas Perempuan, Retty Ratnawati dalam kegiatan hari perawat nasional yang jatuh pada 17 Maret 2023.
PERISTIWA

Hari Perawat Nasional, Komnas Dorong Perlindungan Perawat dari Diskriminasi

Maret 18, 2023
Next Post
IHSG Pecah Rekor, Tembus 8.428 dan Pasar Saham Berwarna Hijau

IHSG Pecah Rekor, Tembus 8.428 dan Pasar Saham Berwarna Hijau

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh