SERANG, BANPOS β Pemerintah Kota Serang di bawah kepemimpinan Walikota Budi Rustandi, merencanakan revitalisasi Alun-alun Kota Serang. Proyek strategis itu diperkirakan menelan anggaran hingga Rp50 miliar. Tujuannya untuk menjadikan Alun-alun sebagai ruang publik yang lebih representatif, nyaman, fungsional, serta menonjolkan nilai estetika dan budaya lokal.
Rencana revitalisasi ini mendapat sambutan baik dari berbagai lapisan masyarakat. Karena mereka menilai kondisi Alun-alun saat ini masih memerlukan banyak perbaikan.
Salah seorang warga Kota Serang, Muhammad Ulang (23), menyatakan persetujuannya terhadap rencana ini. Ia berharap revitalisasi dapat membawa perubahan signifikan bagi wajah Ibu Kota Provinsi Banten.
“Saya setuju, karena untuk perubahan Kota Serang agar lebih baik. Untuk sekarang Alun-alun Kota Serang masih banyak kurangnya, terutama fasilitas,” ujar Muhammad Ulang.
Fasilitas yang dimaksud Ulang, diantaranya lampu yang tidak menyala. Selain itu, lantai alun-alun juga sudah banyak yang retak.
Senada dengan Ulang, warga lain, Ilham (35), juga mendukung penuh langkah pemkot. Ia menekankan perlunya penertiban dan pemeliharaan yang lebih baik di masa depan.
“Kalau saya setuju untuk revitalisasi buat kebaikan dan kedepannya lebih bagus. Untuk sarannya, banyak yang masih tidak terawat dan lebih ditertibkan untuk pengamen liar karena cukup mengganggu,” harap Ilham.
Di sisi lain, rencana pembangunan ini menimbulkan kekhawatiran bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang selama ini menggantungkan rezekinya di kawasan Alun-alun.
Tita Maryanti (46), seorang pedagang di Alun-alun, menyambut baik peningkatan kualitas ruang publik. Namun ia dan pedagang lainnya membutuhkan kepastian lokasi berdagang selama dan setelah proyek selesai.
“Bagus ya, tapi kami para pedagang kebingungan nanti berjualan di mana. Harapannya semoga nanti setelah direvitalisasi tetap bisa berjualan dan tempatnya juga tidak kalah strategis dari yang kini ditempati,” kata Tita Maryanti.
Tita berharap, Pemkot Serang dapat segera memberikan solusi dan sosialisasi yang jelas mengenai penataan ulang lokasi pedagang. Agar pembangunan Alun-alun berjalan lancar tanpa mematikan mata pencaharian masyarakat.
Sebelumnya, dalam sejumlah kesempatan, Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia menargetkan revitalisasi Alun-alun tidak hanya memperindah kota. Tetapi dia ingin program itu juga mampu mendorong sektor UMKM dan ekonomi kreatif lokal.
βAgar alun-alun juga bisa menjadi destinasi wisata dan pusat kegiatan publik yang aman dan nyaman,β kata Agis.











Discussion about this post