SERANG, BANPOS – Tingkat pengangguran di Provinsi Banten mulai menunjukkan pergerakan positif.
Yang mana, pengangguran Banten kini mulai mengalami penurunan meski tidak signifikan.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, sebanyak 412,36 ribu warga Banten tercatat belum memiliki pekerjaan pada Agustus 2025.
Angka ini menurun tipis dibandingkan pada periode Februari 2025 yang mencapai 412,71 ribu orang.
Hal itu sebagaimana disampaikan Ketua Tim Statistik Sosial BPS Provinsi Banten, Adam Sofian, yang menyebutkan bahwa jumlah penduduk usia kerja di Banten mengalami kenaikan dalam setahun terakhir.
Pada Agustus 2024 berjumlah 9,44 juta orang, dan meningkat menjadi 9,54 juta orang pada Agustus 2025. Kenaikan ini juga berpengaruh terhadap komposisi angkatan kerja di Banten.
“Dari jumlah angkatan kerja sebanyak 6,17 juta orang itu, sebanyak 412,36 ribu orang Banten menganggur. Turun dibanding periode sebelumnya di Februari 2025 yang mencapai 412,71 ribu orang,” ujar Adam, Rabu (5/11).
Adam melanjutkan, dari total 6,17 juta orang yang termasuk dalam angkatan kerja tersebut, sebanyak 5,76 juta orang berstatus bekerja.
Secara lebih rinci, terdapat 4,36 juta orang pekerja penuh, 1,01 juta orang pekerja paruh waktu, dan 383,29 ribu orang berstatus setengah pengangguran.
Kategori pekerja penuh menunjukkan mereka bekerja minimal 35 jam per minggu, sedangkan pekerja paruh waktu bekerja di bawah 35 jam per minggu, baik karena alasan memilih atau keterpaksaan.
Menurut Adam, meski jumlah pengangguran masih relatif tinggi, tren penurunan tetap terlihat.
Sepanjang periode Agustus 2024 hingga Agustus 2025, jumlah pengangguran berkurang 2,40 ribu orang.
“Sepanjang Agustus 2024 hingga Agustus 2025, terjadi penurunan jumlah pengangguran sebanyak 2,40 ribu orang,” ucapnya. (*)











Discussion about this post