SERANG, BANPOS – Wakil Gubernur Banten, A Dimyati Natakusumah, menegaskan bahwa jabatan yang diemban adiknya yakni Rd Berly Rizky Natakusumah, merupakan hasil kerja kerasnya tanpa adanya intervensi dari dirinya sebagai kakak.
Bahkan, Dimyati mengaku sempat merasa kasihan karena sang adik terlambat mendapatkan promosi jabatan, meskipun telah lama berkarier di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.
Dalam kesempatan itu, Dimyati menuturkan bahwa seluruh proses seleksi pejabat yang baru dilantik telah dilakukan secara objektif melalui mekanisme talent pool.
“Prosesnya dilakukan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Sekda, diawali dengan asesmen dan daftar urutan kepangkatan. Dilihat kesesuaian, masa kerja, kecakapan, pendidikan, dan kemampuan,” jelas Dimyati, Senin (3/11).
Dimyati menilai, posisi yang kini diemban Berly sudah sesuai dengan jenjang karier dan pengalaman birokrasi yang panjang.
Ia menyebut sang adik telah menempuh jabatan eselon III selama lebih dari lima hingga sepuluh tahun sebelum akhirnya naik ke jabatan kepala badan.
“Kalau saya lihat formasinya sudah ideal. Kasihan juga jabatannya sudah lempar sana, lempar sini,” katanya.
Namun, ia tak menampik bahwa penunjukan adiknya justru menambah beban moral baginya sebagai pejabat publik.
Ia menegaskan, meskipun memiliki hubungan keluarga, dirinya tak akan segan menegur jika kinerja adiknya tak memenuhi ekspektasi.
“Kalau dia nggak bener, copotlah. Saya ingin dia (Berly, red) betul-betul bekerja maksimal. Jangan memalukan abangnya, kan bahaya. Malah beban saya jadi berat, kalau ada saudara jadi kepala badan. Kerja yang bener dan profesional. Intinya harus profesional,” tegasnya. (*)









Discussion about this post