SERANG, BANPOS – Pemerintah Kota Serang menargetkan pengisian lima jabatan eselon II yang kosong dapat terealisasi pada awal 2026 melalui mekanisme manajemen talenta.
Upaya itu dinilai mendesak agar roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal. Saat ini, terdapat lima posisi pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkot Serang yang belum terisi.
Jabatan tersebut meliputi Dinas Kepemudaan Pariwisata dan Olahraga (Disparpora), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Sekretariat DPRD, Staf Ahli Wali Kota, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Plt Kepala BKPSDM Kota Serang, Murni, menyampaikan bahwa skema manajemen talenta menjadi acuan dalam penyelesaian kekosongan jabatan tersebut.
“Harapannya di Januari 2026 kita sudah mengadakan manajemen talenta karena itu harapannya ketika harapan itu ada seluruh jabatan yang kosong itu harus diisi,” ujarnya.
Namun Murni menegaskan bahwa rencana tersebut masih menunggu arahan resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Menurutnya, terdapat sejumlah kelengkapan administrasi yang masih harus dipenuhi sebelum mekanisme itu dijalankan.
“Itu kan harapan nanti kenyataannya kita lihat lah, apakah masih ada administrasi yang harus kami selesaikan dengan Badan Kepegawaian Negara itu yang harus dipenuhi,” jelasnya.
Di sisi lain, Walikota Serang Budi Rustandi menilai mekanisme manajemen talenta penting diterapkan guna menjamin sistem pengembangan karir yang objektif bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Ini dalam rangka kemudahan ASN untuk mengukur kinerja prestasi dan lain-lain,” katanya.
Budi berharap proses tersebut dapat dimulai tahun depan.
“Insyaallah tahun depan kita mulai jalankan. Kita anggarkan dulu sesuai dengan kemampuan kita,” ucapnya.
Pemkot Serang saat ini tengah menyelesaikan tahapan administrasi sebelum pengajuan persetujuan mekanisme manajemen talenta ke BKN. Harapannya, proses review dapat segera selesai dan pengisian jabatan eselon II dapat berjalan sesuai jadwal. (TQS)







Discussion about this post