Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Kabar Gembira! Nilai IPO Melonjak, Investor Yakin Ekonomi RI Makin Kuat

by Tim Redaksi
Oktober 30, 2025
in EKONOMI
Kabar Gembira! Nilai IPO Melonjak, Investor Yakin Ekonomi RI Makin Kuat

IHSG. (Foto: M Qori/Rakyat Merdeka)

JAKARTA, BANPOS – Kabar gembira untuk warga indonesia, Aktivitas penawaran umum perdana (IPO) di Indonesia menunjukkan pergeseran dari sisi kuantitas menuju kualitas. Berdasarkan laporan EY Global IPO Trends Q3 2025, meskipun jumlah IPO menurun 35 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, nilai dana yang berhasil dihimpun justru melonjak hampir tiga kali lipat menjadi 906 juta dolar AS hingga kuartal III-2025.

EY menilai lonjakan tersebut menandai fokus baru pasar modal Indonesia terhadap emiten bernilai tinggi dan berfundamental kuat. Perubahan ini sejalan dengan kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang kini menekankan kualitas penerbitan saham dibandingkan volume.

Baca Juga

Prabowo-Sufmi  Bertemu Lagi Di Istana, Bahas Bencana Dan Ekonomi

Prabowo-Sufmi Bertemu Lagi Di Istana, Bahas Bencana Dan Ekonomi

Desember 16, 2025
Wow! Transaksi QRIS di Banten Capai Rp98,8 Triliun

Wow! Transaksi QRIS di Banten Capai Rp98,8 Triliun

Desember 14, 2025
Wamenkeu Tekankan Peran SMV untuk Percepatan Pembangunan Daerah

Wamenkeu Tekankan Peran SMV untuk Percepatan Pembangunan Daerah

November 26, 2025
Debt Collector Dinilai Makin Meresahkan, Dewan Usul Hapus Penagihan oleh Pihak Ketiga

Debt Collector Dinilai Makin Meresahkan, Dewan Usul Hapus Penagihan oleh Pihak Ketiga

Oktober 13, 2025

“Sepanjang tahun berjalan 2025, aktivitas IPO di Indonesia didominasi sektor industri, energi, konsumer, dan kesehatan. Momentum ini diperkirakan berlanjut hingga kuartal IV, dengan pipeline 11 perusahaan yang siap melantai di bursa,” ujar Partner EY-Parthenon Indonesia Reuben Tirtawidjaja, dalam laporan tersebut yang dikutip Kamis (30/10/2025).

Dari 11 perusahaan yang akan IPO, empat di antaranya memiliki aset di atas Rp 250 miliar dan tujuh lainnya berada di kisaran Rp 50–250 miliar. Berdasarkan sektor, terdapat dua perusahaan masing-masing dari bidang konsumer, keuangan, dan industri, serta satu perusahaan teknologi dan dua dari sektor transportasi-logistik.

EY mencatat, kinerja positif IPO nasional didorong oleh sejumlah emiten besar yang mampu menarik minat investor. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menjadi emiten dengan penggalangan dana terbesar senilai 283 juta dolar AS, disusul PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) sebesar 146 juta dolar AS, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK)sebesar 142 juta dolar AS, dan PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) sebesar 123 juta dolar AS.

Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun lalu hanya terdapat satu IPO dengan nilai di atas 50 juta dolar AS, yakni PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) yang menghimpun 55 juta dolar AS.

EY menyoroti bahwa investor kini lebih selektif dalam memilih emiten. Selain menilai potensi keuntungan, investor juga mempertimbangkan narasi pertumbuhan, tata kelola perusahaan, serta kemampuan adaptasi terhadap disrupsi teknologi.

Secara global, aktivitas IPO meningkat 19 persen secara tahunan, dengan lonjakan nilai mencapai 89 persen. Di kawasan Asia Tenggara, Singapura memimpin perolehan dana IPO kuartal III-2025 dengan total 1,5 miliar dolar AS, diikuti Indonesiadi posisi kedua dengan 478 juta dolar AS.

EY memperkirakan prospek IPO Indonesia tetap positif hingga akhir tahun, didukung oleh kondisi likuiditas yang kuat, kebijakan moneter yang akomodatif, dan stabilitas makroekonomi nasional.

Namun demikian, potensi risiko dari ketidakpastian politik dan fluktuasi ekonomi global masih perlu diwaspadai.

“Kunci sukses emiten Indonesia ke depan adalah kesiapan menghadapi volatilitas pasar dan kemampuan membangun kepercayaan investor melalui tata kelola yang solid dan strategi pertumbuhan berkelanjutan,” ujar Reuben. (*)

 

Source: RM.ID
Tags: ekonomiNilai IPO MelonjakOJKOtoritar Jasa KeuanganReuben Tirtawidjaja

Berita Terkait

Prabowo-Sufmi  Bertemu Lagi Di Istana, Bahas Bencana Dan Ekonomi
NASIONAL

Prabowo-Sufmi Bertemu Lagi Di Istana, Bahas Bencana Dan Ekonomi

Desember 16, 2025
Wow! Transaksi QRIS di Banten Capai Rp98,8 Triliun
EKONOMI

Wow! Transaksi QRIS di Banten Capai Rp98,8 Triliun

Desember 14, 2025
Wamenkeu Tekankan Peran SMV untuk Percepatan Pembangunan Daerah
EKONOMI

Wamenkeu Tekankan Peran SMV untuk Percepatan Pembangunan Daerah

November 26, 2025
Debt Collector Dinilai Makin Meresahkan, Dewan Usul Hapus Penagihan oleh Pihak Ketiga
NASIONAL

Debt Collector Dinilai Makin Meresahkan, Dewan Usul Hapus Penagihan oleh Pihak Ketiga

Oktober 13, 2025
Meski Pembelian Batal, Seorang Warga Kota Serang Tetap Ditagih GopayLater Hingga Tagihan Membengkak
EKONOMI

Meski Pembelian Batal, Seorang Warga Kota Serang Tetap Ditagih GopayLater Hingga Tagihan Membengkak

September 29, 2025
KPK Panggil Analis Senior OJK Jadi Saksi Kasus CSR BI-OJK
HUKRIM

KPK Panggil Analis Senior OJK Jadi Saksi Kasus CSR BI-OJK

September 9, 2025
Next Post
Prabowo Turun Langsung Musnahkan 2,1 Ton Narkoba, Buat Bandar Ketar-ketir

Prabowo Turun Langsung Musnahkan 2,1 Ton Narkoba, Buat Bandar Ketar-ketir

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh