Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

APBD Tekor, Dewan Cilegon Minta Pemerintah Pusat Harus Lebih Bijak

by Lukman Hapidin
Oktober 28, 2025
in PEMERINTAHAN, POLITIK
APBD Tekor, Dewan Cilegon Minta Pemerintah Pusat Harus Lebih Bijak

Pembahasan KUA/PPAS Tahun 2026 antara Banggar DPRD dan TAPD di ruang rapat DPRD Cilegon, Senin (27/10). ISTIMEWA

CILEGON, BANPOS – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Cilegon, Rahmatulloh, menyoroti dampak serius kebijakan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat.

Rahmatullah menilai, pemerintah pusat perlu lebih bijak dalam menerapkan kebijakan efisiensi, agar tidak berdampak buruk pada pembangunan dan pelayanan publik di daerah.

Baca Juga

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Maret 1, 2026
‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional

‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional

Februari 25, 2026
PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

Februari 22, 2026

Menurutnya, hampir seluruh daerah masih sangat bergantung pada TKD sebagai sumber utama pembiayaan program pemerintah.

“Hampir semua daerah sangat bergantung total pada TKD untuk menjalankan fungsi-fungsi dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Pemangkasan ini bukan sekadar isu teknis, melainkan tekanan serius yang mengancam kemampuan daerah dalam melayani warganya,” ujarnya, Selasa (28/10).

Ia menyebut peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bukan hal yang bisa dilakukan secara instan. Diperlukan perbaikan sistem perpajakan daerah hingga penertiban kebocoran agar PAD bisa tumbuh signifikan.

“Kami tegaskan, ruang fiskal daerah itu tidak seperti Sangkuriang, yang bisa menaikan PAD secara drastis dalam semalam, peningkatan PAD membutuhkan investasi dalam sistem perpajakan, perbaikan data wajib pajak, dan penindakan tegas terhadap kebocoran,” tegasnya.

Rahmatullah juga meminta pemerintah pusat berhati-hati dalam menentukan definisi belanja tidak prioritas. Banyak program administratif yang selama ini menjadi penopang layanan publik justru berpotensi ikut terpangkas atas nama efisiensi.

Selain itu, ia mengingatkan agar pos belanja wajib seperti pendidikan, kesehatan, dana BOS, serta operasional fasilitas publik tidak tersentuh kebijakan rasionalisasi.

Menurutnya, tanpa kompensasi fiskal yang memadai, pemangkasan TKD berisiko menciptakan efek domino hingga mengganggu pos-pos mandatori tersebut.

Sebagai wakil rakyat, Rahmatullah meminta pemerintah pusat membuka ruang dialog yang setara dengan DPRD dan pemerintah daerah dalam menyikapi kebijakan efisiensi ini.

Tujuannya agar pelaksanaan anggaran tetap terkontrol tanpa menggerus hak masyarakat terhadap layanan publik.

“Kami tidak menolak efisiensi, tetapi menuntut keadilan fiskal. Jangan sampai efisiensi di Jakarta justru berakibat defisit pembangunan dan pelayanan publik di daerah,” tegas Rahmatullah.

Ia memastikan DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan dan budgeting secara ketat agar kebijakan penyesuaian anggaran tetap berpihak kepada masyarakat.

“Yang kami butuhkan bukan hanya arahan moral, tapi sinergi dan solusi konkret agar kebijakan fiskal nasional benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat di daerah,” tandasnya. (*)

Tags: CilegonKota Cilegon
ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri
PERISTIWA

Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Maret 1, 2026
‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional
EKONOMI

‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional

Februari 25, 2026
PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU
PERISTIWA

PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

Februari 22, 2026
Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan
EKONOMI

Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan

Februari 21, 2026
CAA Gelar Konsultasi Publik,  Perkuat Transparansi dalam Proses AMDAL
EKONOMI

CAA Gelar Konsultasi Publik, Perkuat Transparansi dalam Proses AMDAL

Februari 16, 2026
Next Post
TPA Binaan PLN IP Suralaya Diharapkan Jadi Percontohan

TPA Binaan PLN IP Suralaya Diharapkan Jadi Percontohan

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh