SERANG, BANPOS – Dalam rangka implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, sejumlah dosen dari Program Studi (Prodi) Akuntansi Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan ini difokuskan untuk mendampingi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabita Cake and Cookies pada Kamis (23/10).
PKM yang diinisiasi sebagai wujud kepedulian civitas akademik UNPAM Serang ini mengusung tema “Tantangan dan Solusi Audit Internal pada UMKM Kabita Cake and Cookies untuk Mendorong Akses Pendanaan”.
Kegiatan yang dilaksanakan langsung di lokasi usaha UMKM Kabita Cake and Cookies, Ciruas,Serang ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan solusi praktis terkait pentingnya audit internal bagi UMKM.
Ketua Pelaksana PKM, Yudha eka Febrian, menjelaskan bahwa audit internal sering kali dianggap sebagai sesuatu yang rumit dan hanya diperuntukkan bagi perusahaan skala besar. Padahal, menurutnya, praktik audit internal sederhana sangat penting bagi UMKM untuk mengidentifikasi risiko, meningkatkan efisiensi operasional, dan yang terpenting, membangun kredibilitas di mata lembaga keuangan.
“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap UMKM, khususnya dalam bidang pengauditan. Banyak UMKM memiliki produk berkualitas, namun terkendala saat ingin mengakses pendanaan yang lebih besar karena laporan keuangan dan sistem kontrol internalnya belum memadai,” ujarnya kepada BANPOS, Kamis (23/10)
Selama kegiatan, para dosen memberikan pemaparan mengenai tantangan spesifik yang dihadapi UMKM dalam pencatatan keuangan dan pengendalian internal. Sesi dilanjutkan dengan diskusi interaktif dan pendampingan langsung untuk merumuskan solusi audit internal yang praktis dan dapat diterapkan oleh UMKM Kabita Cake and Cookies.
“Kami fokus pada solusi praktis. Bagaimana UMKM bisa memulai audit internal sederhana untuk memastikan tidak ada kebocoran aset, pencatatan sudah akurat, dan operasional berjalan efisien. Laporan yang kredibel adalah kunci utama untuk ‘bankable’, atau layak mendapatkan pinjaman dari bank,” tambahnya.
Pemilik UMKM Kabita Cake and Cookies, Nur Aini, menyambut antusias kegiatan ini. Ia mengungkapkan bahwa pengetahuan mengenai audit internal sangat baru dan membuka wawasan untuk mengelola usaha dengan lebih profesional.
“Kami sangat berterima kasih atas bimbingan dari para dosen UNPAM Serang. Ilmu ini sangat penting agar usaha kami bisa ‘naik kelas’, lebih tertata, dan ke depannya kami lebih percaya diri untuk mengajukan akses permodalan demi pengembangan usaha,” tuturnya.
Diharapkan, melalui pendampingan ini, UMKM Kabita Cake and Cookies dapat menerapkan sistem audit internal yang efektif, sehingga meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan pada akhirnya mempermudah akses terhadap sumber pendanaan eksternal. (*)

Discussion about this post