JAKARTA, BANPOS – Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini, Jumat (24/10/2025). Rupiah naik 0,10 persen ke level Rp 16.613 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp 16.629 per dolar AS.
Pergerakan mata uang utama Asia terhadap dolar AS terpantau bervariasi. Yen Jepang melemah 0,10 persen, sementara dolar Singapura naik 0,01 persen, won Korea Selatan menguat 0,25 persen, dan baht Thailand menguat 0,07 persen.
Sementara itu, indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia menguat 0,11 persen ke level 98,83.
Adapun nilai tukar rupiah terhadap mata uang lainnya tercatat menguat 0,13 persen terhadap euro ke level Rp 19.035, naik 0,09 persen terhadap poundsterling Inggris ke Rp 22.147, namun melemah 0,02 persen terhadap dolar Australia ke Rp 10.812.
Analis pasar keuangan Lukman Leong menilai, penguatan rupiah pagi ini dipengaruhi oleh melemahnya dolar AS setelah rilis data penjualan rumah di AS yang lebih rendah dari perkiraan.
“Rupiah menguat terhadap dolar AS yang tertekan oleh data penjualan rumah. Namun, penguatannya diperkirakan terbatas karena investor masih wait and see menantikan data inflasi AS yang akan dirilis malam ini setelah sempat tertunda,” jelas Lukman, Jumat (24/10/2025).
Ia memproyeksikan nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp 16.550–Rp 16.650 per dolar AS sepanjang hari ini. (*)

Discussion about this post