CILEGON, BANPOS – PT Multicrane Perkasa (MCP) menyelenggarakan acara MCP Connect & Grow Cilegon 2025 dengan tema “Inovasi dan Kolaborasi untuk Infrastruktur Cilegon” yang digelar di The Royale Krakatau Hotel, Cilegon, Rabu (22/10).
Kegiatan ini mempertemukan pemerintah,
pelaku industri, dan penyedia solusi alat berat untuk mendorong sinergi pembangunan infrastruktur nasional serta memperkenalkan inovasi teknologi yang mendukung efisiensi dan
keselamatan kerja di lapangan.
Lebih dari 80 peserta dari 40 perusahaan di sektor konstruksi, energi, kimia, dan manufaktur kawasan industri Cilegon turut hadir dalam forum ini.
Presiden Direktur PT Multicrane Perkasa, Adrianus Hadiwinata menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
“Melalui Connect & Grow, kami ingin menjadi mitra strategis industri nasional bukan sekadar penyedia alat berat, tetapi kolaborator teknologi yang mendorong efisiensi dan keberlanjutan di sektor infrastruktur,” ujar Adrianus Hadiwinata melalui siaran tertulis, Jumat (24/10).
Melalui forum ini, MCP menegaskan komitmennya untuk mendukung ekosistem infrastruktur Indonesia yang kolaboratif dan berkelanjutan, serta memperkuat posisi Cilegon sebagai kawasan industri strategis dengan potensi pertumbuhan tinggi.
Sementara itu, Direktur Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja Konstruksi, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum, Kimron Manik, menyampaikan arah strategis kebijakan pembangunan infrastruktur nasional serta pentingnya peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi di bidang alat berat.
“Bahwa operator yang tersertifikasi dan terlatih memegang peran vital dalam meningkatkan efisiensi pekerjaan, menekan risiko kecelakaan, dan menjamin kualitas hasil pembangunan infrastruktur,” ujarnya.
Acara ini juga dihadiri, anggota DPR RI sekaligus Owner PT Hafis Nuryatama Konstruksi, Edison Sitorus.
Ia menyampaikan bahwa Cilegon merupakan salah satu kota dengan aktivitas penggunaan alat berat tertinggi di Indonesia.
Menurutnya, keberadaan berbagai pelaku usaha alat berat dan konstruksi di wilayah Cilegon harus diiringi dengan persaingan yang sehat, kerja sama yang kuat, serta semangat kolaborasi untuk tumbuh dan sukses bersama dalam mendukung pembangunan nasional.
Dalam sesi produk, Yudi Marsahid dari MCP memperkenalkan solusi lifting modern dari Kato dan Hiab, sementara Chafid Nur Fattah, Territory Manager Ammann, memaparkan teknologi terbaru Ammann Single Drum Roller ARS110.2 dengan fitur ACE (Ammann Compaction Expert) dan konsep ECOdrop untuk efisiensi bahan bakar serta pengurangan emisi hingga 15 persen.
Melalui rangkaian produk unggulan tersebut, MCP berupaya menjawab kebutuhan pelanggan akan solusi alat berat yang efisien, cerdas, aman, dan ramah lingkungan.
Efisien berkat sistem kontrol presisi seperti ACE dan HiDuo Smart Control; cerdas dengan dukungan sensor digital dan monitoring real-time seperti LSS dan Kato Operation Recorder; aman melalui fitur ACS dan desain ROPS/FOPS; serta ramah lingkungan dengan inovasi listrik Maeda Mini Crane dan konsep ECOdrop yang menekan konsumsi bahan bakar dan emisi karbon.
Selain itu, Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Provinsi Banten yang dipimpin oleh Alawi Mahmud, turut hadir bersama para anggotanya.
Kehadiran APBMI memperkuat komitmen pelaku industri pelabuhan dan logistik dalam mendukung penggunaan teknologi alat berat yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan di kawasan industri Cilegon. (*)



Discussion about this post