JAKARTA, BANPOS – Nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis sebesar 0,03 persen ke level Rp 16.570 per dolar AS pada awal perdagangan hari ini, Selasa (21/10/2025). Posisi ini lebih tinggi dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp 16.575 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia tercatat bervariasi terhadap dolar AS. Yen Jepang melemah 0,23 persen, dolar Singapura menguat 0,05 persen, won Korea Selatan turun 0,02 persen, baht Thailand naik 0,32 persen, dan dolar Taiwan menguat tipis 0,007 persen.
Sementara itu, indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia menguat 0,07 persen ke level 98,43. Adapun nilai tukar rupiah terhadap poundsterling Inggris melemah 0,01 persen ke posisi Rp 22.200, sedangkan terhadap dolar Australia menguat 0,05 persen ke level Rp 10.788.
Analis pasar keuangan Lukman Leong mengatakan bahwa, penguatan rupiah terhadap dolar AS terjadi seiring harapan investor terhadap meredanya ketegangan antara China dan Amerika Serikat.
“Namun penguatan rupiah diperkirakan masih terbatas karena investor cenderung wait and see menjelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia besok,” ujarnya, Selasa (21/10/2025).
Lukman memproyeksikan nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 16.500–Rp 16.600 per dolar AS sepanjang hari ini. (*)

Discussion about this post