Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Melayani 35 Juta Orang, MBG Setara Beri Makan 7 Penduduk Singapura Setiap Hari

by Tim Redaksi
Oktober 17, 2025
in NASIONAL
Melayani 35 Juta Orang, MBG Setara Beri Makan 7 Penduduk Singapura Setiap Hari

Dapur MBG Foto : Ist

JAKARTA, BANPOS – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuat takjub Chairman dan Editor-inChief Forbes Media, Steve Forbes. Dia sampai terperangah mengetahui keberhasilan MBG yang belum setahun sudah melayani 35 juta anak Indonesia.

“Itu sama seperti memberi makan tujuh kali populasi Singapura!” ujar Forbes penuh takjub dalam ajang Forbes Global CEO Conference 2025, St. Regis Jakarta, Rabu (15/10/2025) malam.

Baca Juga

Merdeka Institute Kecam Sikap Pemerintah dalam Kasus Teror Terhadap Ketua BEM UGM

Merdeka Institute Kecam Sikap Pemerintah dalam Kasus Teror Terhadap Ketua BEM UGM

Februari 20, 2026
Dianggap Tidak Berpihak Pengusaha Lokal, Program MBG Tuai Kritikan DPRD Lebak

Dianggap Tidak Berpihak Pengusaha Lokal, Program MBG Tuai Kritikan DPRD Lebak

Februari 17, 2026
Agis Ungkap Dampak Nyata MBG, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih bagi Warga Serang

Agis Ungkap Dampak Nyata MBG, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih bagi Warga Serang

Februari 2, 2026
Mobil MBG Tabrak Siswa dan Guru di SDN 01 Cilincing, BGN Tanggung Seluruh Biaya Perawatan Korban

Mobil MBG Tabrak Siswa dan Guru di SDN 01 Cilincing, BGN Tanggung Seluruh Biaya Perawatan Korban

Desember 11, 2025

Presiden Prabowo Subianto yang hadir dan duduk di barisan depan, tersenyum mendapat pujian dari Forbes. Bukan hanya Forbes, peserta forum yang terdiri dari ratusan pemimpin bisnis global, ikut menunjukkan kekagumannya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menjelaskan sejumlah capaian setahun pemerintahannya. Salah satunya, program MBG bagi anak sekolah dan ibu hamil. Sejak program ini dimulai pada bulan Januari hingga tanggal 15 Oktober 2025, program MBG sudah melayani 35,4 juta orang.

Kami sudah memiliki 11.900 dapur, dan hari ini kami memberi makan 35,4 juta orang. Ya, dan itu setara dengan tujuh Singapura,” jelas Prabowo.

Kendati demikian, Kepala Negara menyadari masih ada tantangan di lapangan. Sehingga, Pemerintah bertekad meminimalisir kesalahan dalam program ini. Pengawasan dan peralatan di seluruh dapur MBG terus ditingkatkan. “Satu kejadian pun tidak bisa diterima,” tegas Prabowo.

Di luar urusan gizi, Kepala Negara menyebut MBG ikut menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Dapur-dapur MBG melibatkan petani dan UMKM sekitar. Satu dapur membutuhkan pasokan rutin ribuan bahan pangan. Kebutuhan itu meliputi 3.000 butir telur, 3.000 mentimun, 3.000 wortel, 3.000 tomat, dan 3.000 potong ayam setiap beberapa hari. Skema ini menciptakan rantai pasok yang stabil.

“Para petani lokal memiliki jaminan pembayaran untuk hasil mereka,” jelas Prabowo.

Prabowo juga memaparkan bagaimana sistem pelaksanaan MBG dijalankan langsung oleh tim terlatih. Anggaran yang dikeluarkan negara, disalurkan langsung ke dapur. Tidak perlu melewati lapisan-lapisan birokrasi yang rumit.

“Sebelum program dimulai, kami melatih 32.000 manajer semuanya lulusan universitas selama tiga bulan. Lalu mereka ditempatkan di desa-desa,” papar Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Prabowo kemudian menceritakan cikal bakal lahirnya program MBG. Ia bilang, program andalannya ini lahir dari pengalamannya saat kampanye. Ia melihat sendiri kondisi anak-anak yang kekurangan gizi di berbagai daerah. Setiap berkunjung ke desa, Prabowo sering terkejut dengan kondisi anak-anak.

Ia menemui anak laki-laki yang dikira berusia empat tahun ternyata sudah sepuluh tahun. Anak perempuan yang diduga berumur lima tahun kenyataannya berusia sebelas tahun. Ia menyaksikan langsung masalah stunting, kekurangan gizi, dan kemiskinan.

Program ini juga dilaporkan telah menciptakan lapangan kerja hingga sekitar 1 juta orang. Mereka di antaranya terdiri dari tenaga dapur hingga pemasok bahan pangan lokal. Pemerintah memperkirakan apabila program berjalan penuh, ekonomi lokal akan terdampak positif melalui serapan produk petani, usaha mikro, dan ritel.

Kendati demikian, masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan MBG. Misalnya terkait penyerapan anggaran. Sebanyak Rp 70 triliun anggaran MBG tak terserap. Badan Gizi Nasional (BGN) pun mengembalikan duit ini kepada negara. 8

Kepala BGN Dadan

Hindayana bilang, anggaran Rp 70 triliun ini kemungkinan tak dapat terserap tahun ini. Hal itu diungkap Dadan saat konsolidasi regional peningkatan tata kelola MGB di wilayah Jawa Barat, Daerah Khusus Jakarta, dan Banten, dikutip dari situs resmi BGN, Selasa (14/10/2025).

Dadan mengatakan, anggaran, sumber daya manusia (SDM), dan infrastruktur merupakan kunci pelaksanaan MBG. Pemerintah melalui BGN, sudah menyiapkan anggaran dalam jumlah besar. Tahun ini, BGN menerima alokasi anggaran Rp 71 triliun plus dana siaga berjumlah Rp 100 triliun.

Dari total tersebut, Rp 99 triliun berhasil terserap, sementara Rp 70 triliun dikembalikan kepada Presiden Republik Indonesia karena kemungkinan tidak terserap di tahun ini,” ungkap Dadan.

Dirincikan Dadan, penyerapan anggaran program MBG baru mencapai Rp 26,25 triliun pada pekan kedua Oktober. Angka itu setara dengan 36,97 peren dari total anggaran sebesar Rp 71 triliun. Kemudian untuk komponen Bantuan Pemerintah (Banper) MBG, serapannya telah mencapai Rp 25,99 triliun atau sekitar 45 persen dari pagu Rp 51,2 triliun.

“Setiap satu Satuan

Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berdiri, artinya ada Rp 1 miliar per bulan yang terserap,” ujar Dadan.

Dikatakan Dadan, dukungan dana dari Pemerintah, akan meningkat tahun depan. BGN bakal menerima Rp 268 triliun. Selain itu, Pemerintah menyiapkan dana cadangan sebesar Rp 67 triliun. Totalnya, dukungan APBN untuk MBG mencapai Rp 335 triliun di tahun 2026.

Hitungan Dadan, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 82,9 juta orang, setiap hari BGN akan menyerap dana sekitar Rp 1,2 triliun.

Ia meyakini, pelaksanaan MBG ke depan bakal lebih baik. Sebab, selain dana, dukungan SDM semakin optimal. Dipastikan, tenaga pengelola MBG merupakan SDM terlatih lulusan perguruan tinggi. Misalnya Sarjana Penggerak Pemuda Indonesia (SPPI) yang memimpin SPPG di seluruh Indonesia.

Program ini juga dilaporkan telah menciptakan lapangan kerja hingga sekitar 1 juta orang. Mereka di antaranya terdiri dari tenaga dapur hingga pemasok bahan pangan lokal. Pemerintah memperkirakan apabila program berjalan penuh, ekonomi lokal akan terdampak positif melalui serapan produk petani, usaha mikro, dan ritel. (*)

Source: RM.ID
Tags: DadanMBGPrabowo
ShareTweetSend

Berita Terkait

Merdeka Institute Kecam Sikap Pemerintah dalam Kasus Teror Terhadap Ketua BEM UGM
NASIONAL

Merdeka Institute Kecam Sikap Pemerintah dalam Kasus Teror Terhadap Ketua BEM UGM

Februari 20, 2026
Dianggap Tidak Berpihak Pengusaha Lokal, Program MBG Tuai Kritikan DPRD Lebak
PEMERINTAHAN

Dianggap Tidak Berpihak Pengusaha Lokal, Program MBG Tuai Kritikan DPRD Lebak

Februari 17, 2026
Agis Ungkap Dampak Nyata MBG, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih bagi Warga Serang
PEMERINTAHAN

Agis Ungkap Dampak Nyata MBG, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih bagi Warga Serang

Februari 2, 2026
Mobil MBG Tabrak Siswa dan Guru di SDN 01 Cilincing, BGN Tanggung Seluruh Biaya Perawatan Korban
NASIONAL

Mobil MBG Tabrak Siswa dan Guru di SDN 01 Cilincing, BGN Tanggung Seluruh Biaya Perawatan Korban

Desember 11, 2025
Dapur MBG di Bayah Hentikan Layanan, Insentif Diduga Tersendat di Yayasan
PERISTIWA

Dapur MBG di Bayah Hentikan Layanan, Insentif Diduga Tersendat di Yayasan

Desember 8, 2025
BGN Siap Bantu Pesantren yang Ingin Bikin Dapur MBG
KESRA

BGN Siap Bantu Pesantren yang Ingin Bikin Dapur MBG

November 26, 2025
Next Post
Bupati Serang Rombak Pejabat Eselon II

Bupati Serang Rombak Pejabat Eselon II

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh