SERANG, BANPOS – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama anggota Komisi X DPR RI, Furtasan Ali Yusuf, menggelar Workshop Literasi Digital di Kota Serang, Senin (13/10/2024). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat, terutama mahasiswa, dalam menggunakan teknologi informasi secara bijak, cepat, dan tepat.
Workshop tersebut diikuti pegiat sosial, aktivis lembaga riset, jurnalis dan komunitas digital. Acara menjadi bagian dari program rutin BRIN untuk memperkuat kapasitas literasi digital di berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Furtasan menegaskan pentingnya literasi digital sebagai bekal menghadapi era transformasi digital yang semakin cepat. “Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan dasar literasi yang baik di dunia digital. Masyarakat tidak hanya menjadi pengguna pasif, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai kebaikan di ruang digital,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara lembaga riset dan wakil rakyat perlu terus diperkuat agar literasi digital dapat diterapkan secara luas. Menurutnya, penguatan sumber daya manusia berbasis digital menjadi kunci kemajuan bangsa di masa depan.
Sementara itu, Sekretaris PPID BRIN, Dimas, yang juga menjadi narasumber, menekankan peran mahasiswa dan komunitas digital dalam menjaga kualitas informasi di dunia maya. “Literasi digital sangat penting. Mahasiswa dan pegiat digital harus menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat. Mis-informasi jangan sampai terjadi ketepatan dan kecepatan adalah kuncinya,” tegasnya.
Dimas menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi BRIN dan Komisi X DPR RI dalam memperkuat hard skill mahasiswa, terutama dalam mengelola dan menyebarluaskan informasi publik yang akurat. “Kita ingin menciptakan agen keterbukaan informasi di kalangan muda. Mahasiswa harus menjadi penggerak literasi digital, memiliki kemampuan teknis, serta menanamkan tanggung jawab dalam setiap aktivitas bermedia,” lanjutnya.
Pelatihan berlangsung interaktif dengan materi seputar keamanan data, etika digital, dan produksi konten positif yang berdampak bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, BRIN dan DPR berharap muncul generasi muda yang tangguh, kritis, dan beretika di dunia digital. (*)

Discussion about this post