Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

BPBD Lebak Imbau Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi 4 Meter

by Tim Redaksi
Oktober 13, 2025
in PERISTIWA
BPBD Lebak Imbau Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi 4 Meter

Sejumlah perahu di Perairan Selatan Banten tidak melaut akibat tinggi gelombang 4 meter, sehingga membahayakan bagi pelayaran nelayan tradisional.

LEBAK, BANPOS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengimbau nelayan mewaspadai gelombang setinggi 4 meter di Selatan Pandeglang, Selat Sunda Barat Pandeglang, dan Perairan Selatan Lebak untuk menghindari kecelakaan laut.

“Kami berharap semua nelayan tradisional dapat mematuhi peringatan kewaspadaan cuaca buruk itu,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama di Lebak, Banten, Senin (13/10/2025).

Baca Juga

Warga Lebak Diminta Siaga Hadapi Potensi Tanah Bergerak

Warga Lebak Diminta Siaga Hadapi Potensi Tanah Bergerak

September 23, 2025

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tinggi gelombang 4 meter terjadi di Perairan Selatan Pandeglang, Selat Sunda Barat Pandeglang,dan Perairan Selatan Lebak sepanjang Senin (13/10).

Selain itu juga wisatawan dilarang berenang di sekitar pantai Pantai Binuangeun, Tanjung Panto, Suka Hujan, Cihara, Cibobos, Panggarangan, Bayah dan Sawarna, karena bisa menimbulkan korban jiwa dengan tinggi gelombang 4 meter.

Oleh karena itu, katanya, peringatan kewaspadaan tersebut disampaikan untuk menghindari kecelakaan laut yang kerapkali dialami nelayan.

Para nelayan juga disarankan agar menggunakan pakaian pelampung dan wisatawan yang mengunjungi pesisir selatan Banten agar tidak berenang di sekitar pantai, karena khawatir menimbulkan kecelakaan laut.

“Kami minta nelayan tetap waspada dan jika melaut agar menggunakan peralatan keselamatan dengan memakai pelampung,” katanya.

Sementara itu, sejumlah nelayan di TPI Bayah Kabupaten Lebak mengatakan dalam dua bulan terakhir tinggi gelombang perairan Lebak berkisar 2,5 meter sampai 4,0 meter.

Dampaknya tangkapan relatif menurun drastis sehingga ratusan nelayan di TPI Tanjung Panto sebagian besar tidak melaut.

“Kami lebih baik istirahat di rumah karena kondisi laut cukup berbahaya dengan tinggi gelombang 4 meter itu,” kata Dani (55) nelayan TPI Tanjung Panto Kabupaten Lebak.(ANTARA)

Tags: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten LebakPerairan Selatan LebakSelat Sunda Barat PandeglangSelatan Pandeglang
ShareTweetSend

Berita Terkait

Warga Lebak Diminta Siaga Hadapi Potensi Tanah Bergerak
INTERNASIONAL

Warga Lebak Diminta Siaga Hadapi Potensi Tanah Bergerak

September 23, 2025
Next Post
Menteri LH: Paparan Radioaktif Cesium-137 di Cikande Jadi Alarm Keras

Menteri LH: Paparan Radioaktif Cesium-137 di Cikande Jadi Alarm Keras

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh