Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Tiba-tiba, Lambang Provinsi Banten Diubah, Sesuaikan Warna Partai Penguasa?

by Muhamad Wahyu
Oktober 11, 2025
in HEADLINE, PEMERINTAHAN
Tiba-tiba, Lambang Provinsi Banten Diubah, Sesuaikan Warna Partai Penguasa?

SERANG, BANPOS — Belakangan ini, lambang Provinsi Banten memiliki perbedaan warna secara ‘tiba-tiba’. Hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Banten, menggunakan lambang terbaru itu pada situs resmi dan publikasi mereka.

Dari penampakan visual, sejumlah perbedaan pada tone warna terlihat pada lambang terbaru. Perbedaan yang paling mencolok ada pada warna kuning, yang sebelumnya berwarna kuning cerah menjadi lebih ‘medok’ atau tampak seolah berwarna jingga.

Baca Juga

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026

Gelontorkan Rp75 Miliar, dari PNS sampai PPPK Paruh Waktu Pemprov Banten Kebagian THR

Maret 5, 2026

Pemprov Tidak Anggarkan THR untuk PPPK Paruh Waktu

Maret 4, 2026
Dua Kali Dicuekin Gubernur dan Ketua DPRD Banten, Forum Guru Kecewa

Dua Kali Dicuekin Gubernur dan Ketua DPRD Banten, Forum Guru Kecewa

Februari 28, 2026

Berdasarkan ada Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2002, disebutkan bahwa warna yang tertera dalam lambang Provinsi Banten adalah kuning.

Warna itu memiliki makna sebagai perlambangan kemuliaan, warna jiwa, lambang cahaya dan kebahagiaan, lambang kejayaan dan keluhuran budi.

Namun, Perda tersebut tidak menyebutkan secara pasti warna kuning apa yang ditentukan sebagai bagian dari lambang tersebut.

Dari informasi yang didapat, perubahan warna kuning pada lambang itu diduga merupakan upaya untuk mengubah citra Banten yang lekat dengan Partai Golkar, menjadi lebih ke dua partai penguasa eksekutif, Partai Gerindra dan PKS.

BANPOS pun mencoba mengambil kode Hex masing-masing warna pada gambar lambang lama, lambang terbaru, logo Gerindra dan logo PKS menggunakan tool color picker pada aplikasi Photoshop.

Diketahui, warna kuning pada lambang baru memiliki kode Hex #FB9F00 dengan tingkat kemiripan yang lebih tinggi dengan warna Garuda Partai Gerindra yang menggunakan kode #F3CD00 dan PKS dengan kode #FD5000 dibandingkan dengan warna kuning lama Banten #FDEB1D.

Jika ditinjau dari sisi spektrum warna, posisi kuning baru Banten berada di antara warna emas kekuningan milik Gerindra dan oranye pekat PKS. Kuning baru itu lebih condong ke arah jingga keemasan yang lebih tegas dibandingkan warna lamanya yang cenderung lembut dan terang.

Hasil olah kode Hex masing-masing warna oleh Banten Pos.

Menanggapi hal itu, Akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Ari Pandu Witantra, menilai perubahan warna pada lambang Provinsi Banten perlu dilakukan secara hati-hati dan tidak sembarangan.

Ia menegaskan, perubahan sekecil apa pun pada unsur visual lambang daerah semestinya melalui kajian mendalam serta disosialisasikan kepada publik.

Menurutnya, perubahan warna lambang Banten yang kini tampak agak jingga atau “kuning kunyit” itu memang menimbulkan perhatian publik. Namun, secara visual, warna tersebut masih bisa dikategorikan sebagai kuning, bukan oranye.

“Kalau dilihat sekilas memang agak ke jingga, tapi saya kira ini masih dalam kategori kuning, tepatnya kuning kunyit. Hanya saja mungkin ada maksud tertentu di balik perubahan tone warna tersebut,” ujar Ari kepada BANPOS.

Ia menduga perubahan itu bisa saja dimaksudkan untuk menjauhkan warna lambang dari kesan politik tertentu atau simbol-simbol duka, seperti warna kuning bendera kematian dalam budaya lokal.

“Bisa jadi ingin menampilkan kesan yang lebih netral, lebih hangat, atau menggambarkan waktu pagi dan senja, tetap cerah tapi tidak terlalu menyala,” katanya.

Ari mengingatkan bahwa setiap perubahan warna membawa dampak psikologis dan komunikasi visual tersendiri. Warna dalam lambang bukan sekadar estetika, tetapi juga menyampaikan pesan dan karakter daerah.

“Warna itu punya psikologinya sendiri. Kuning menggambarkan kecerahan dan semangat, tapi kalau terlalu terang bisa diasosiasikan dengan hal negatif di beberapa konteks budaya. Jadi perubahan sedikit pun bisa mengubah persepsi masyarakat terhadap identitas daerah,” jelasnya.

Ia mencontohkan, pada tahun 2016 pernah muncul wacana perubahan warna lambang Banten, namun segera dibatalkan. Dari pengalaman itu, kata dia, pemerintah daerah seharusnya belajar untuk lebih berhati-hati.

Ari juga menegaskan, hingga saat ini belum ada publikasi resmi atau kajian akademik yang menjelaskan alasan perubahan warna tersebut.

Ia berharap pemerintah provinsi memberikan penjelasan terbuka agar tidak menimbulkan tafsir beragam di masyarakat.

“Idealnya, perubahan seperti ini dibahas lewat kajian dan forum diskusi seperti FGD agar tidak bias dan tidak hanya diputuskan segelintir pihak. Dengan begitu, keputusan yang diambil punya dasar empiris dan bisa diterima publik,” tandasnya.

Sampai berita ini ditulis, BANPOS masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Pemprov Banten terkait perubahan lambang tersebut. (*)

Tags: Lambang Bantenlambang Provinsi BantenLogo BantenLogo provinsi BantenPemprov BantenProvinsi Banten
ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
PEMERINTAHAN

Gelontorkan Rp75 Miliar, dari PNS sampai PPPK Paruh Waktu Pemprov Banten Kebagian THR

Maret 5, 2026
PEMERINTAHAN

Pemprov Tidak Anggarkan THR untuk PPPK Paruh Waktu

Maret 4, 2026
Dua Kali Dicuekin Gubernur dan Ketua DPRD Banten, Forum Guru Kecewa
PEMERINTAHAN

Dua Kali Dicuekin Gubernur dan Ketua DPRD Banten, Forum Guru Kecewa

Februari 28, 2026
Pemprov Banten Prioritaskan Bantuan Benih Untuk Lahan Puso
PEMERINTAHAN

Pemprov Banten Prioritaskan Bantuan Benih Untuk Lahan Puso

Februari 24, 2026
Bappeda Se-Banten Sinkronkan Arah Pembangunan 2027
PEMERINTAHAN

Bappeda Se-Banten Sinkronkan Arah Pembangunan 2027

Februari 21, 2026
Next Post
Ketua DPRD Cilegon Berikan BPJS Ketenagakerjaan untuk 100 Marbot Masjid

Ketua DPRD Cilegon Berikan BPJS Ketenagakerjaan untuk 100 Marbot Masjid

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh