BANJAR, BANPOS – Lapas Kelas IIB Banjar menggandeng Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung menggelar Taylor Made Training (TMT) tahap 6 tahun 2025 secara daring di Aula Serbaguna Lapas Banjar, Jumat (3/10).
Program ini menghadirkan pelatihan hidroponik dan barista bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Kalapas Kelas IIB Banjar, Tutut Prasetyo, menegaskan pelatihan ini menjadi bekal penting bagi warga binaan agar siap kembali ke masyarakat.
“Pelatihan ini tidak hanya menambah ilmu, tetapi juga memberi peluang usaha bagi WBP saat bebas nanti. Saya minta peserta serius mengikuti arahan instruktur,” ujarnya.
Tutut juga menyampaikan apresiasi kepada BBPVP Bandung atas kerja sama yang terjalin.
“Manfaatnya tidak hanya untuk warga binaan, tapi juga bagi petugas. Semoga menjadi modal berharga untuk masa depan mereka,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri 15 yayasan dan LPK secara daring, serta Koordinator Bidang Pelaksanaan Peningkatan Kompetensi Instruktur dan Tenaga Pelatihan BBPVP Bandung, Ari Kustiandi Ariffien.
Ia menekankan bahwa pelatihan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia kerja maupun wirausaha.
“Program ini bukan sekadar kegiatan, tetapi bagian dari kepedulian kepada warga binaan. Melalui keterampilan yang diperoleh, mereka memiliki peluang lebih baik untuk mandiri setelah kembali ke masyarakat,” kata Ari.
Menurutnya, setiap warga binaan memiliki potensi besar. “Melalui pelatihan ini, kita membantu membuka jalan agar keterampilan itu berkembang dan bermanfaat di masa depan,” tandasnya. (*)









Discussion about this post