SERANG, BANPOS – Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Serang periode 2025–2030 resmi dilantik. Agenda tersebut dirangkai dengan Rapat Kerja DPK APINDO Serang tahun 2025 yang digelar di Le Dian Hotel, Jumat (3/10/2025), mengusung tema “APINDO mempererat sinergi, meningkatkan kinerja, memperkuat daya saing untuk kemakmuran yang berkeadilan.”
Sejumlah pejabat hadir dalam kesempatan itu, di antaranya Wakil Bupati Serang Najib Hamas, Asisten Daerah I Haryanto, Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang Diana, Ketua DPP APINDO Provinsi Banten Tomy Rachmatulloh, serta para pelaku usaha.
Ketua Pelaksana kegiatan, Dudi Iskandar, menyampaikan ada beberapa persoalan strategis yang akan dibahas dalam rapat kerja. Mulai dari penetapan upah 2026 yang akan diputuskan November mendatang, isu zat radioaktif di kawasan industri modern Cikande yang dikhawatirkan berdampak pada kepercayaan konsumen, hingga tingginya angka pengangguran serta maraknya kasus pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Kalau isu radioaktif berkembang menjadi negatif, operasional perusahaan bisa terganggu. Begitu juga soal pengangguran dan PHK, itu semua jadi konsen kita dalam rapat kerja,” ujar Dudi.
Sementara itu, Ketua DPK APINDO Serang, Agus Supriadi, menegaskan bahwa setelah pengukuhan, pengurus baru akan langsung menyusun program kerja. Menurutnya, sinergi antara pengusaha, pemerintah, dan asosiasi pekerja harus terus diperkuat.
“Customer value kita ada pada pengusaha, pemerintah, maupun pekerja. Semua itu harus dikolaborasikan. Apalagi dinamika global menuntut dunia usaha memperhatikan aspek makro, tidak hanya mikro,” ucap Agus.
Ia menambahkan, kemitraan dengan pemerintah daerah, khususnya Disnakertrans, menjadi kunci dalam mencari terobosan yang bisa memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Ketua DPP APINDO Banten, Tomy Rachmatulloh, menyampaikan selamat atas terbentuknya kepengurusan baru. Ia berharap APINDO Serang dapat menjalankan amanah besar untuk memperkuat kolaborasi tripartit.
“Tanpa kerjasama antara pengusaha, pemerintah, dan pekerja, sulit mewujudkan pertumbuhan ekonomi Serang yang lebih baik,” kata Tomy.
Wakil Bupati Serang, Najib Hamas, juga memberikan apresiasi atas kiprah APINDO. Menurutnya, organisasi ini sudah memberi kontribusi nyata dalam mendorong investasi dan memperkuat basis ekonomi di Serang.
“Ke depan, ada tiga tantangan yang harus dijawab APINDO, yaitu penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas, dan perluasan jejaring. Dunia usaha harus siap menghadapi dinamika ekonomi yang tidak menentu,” tegas Najib. (*)



Discussion about this post