SERANG, BANPOS – Polda Banten menggelar latihan Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) dan Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) sebagai bentuk evaluasi kesiapan personel menghadapi potensi ancaman keamanan.
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan, latihan tersebut bertujuan memastikan prosedur pengamanan berjalan sesuai standar operasional dan melibatkan seluruh fungsi kepolisian secara terpadu.
“Sispam Mako dan Sispam Kota ini merupakan upaya preventif sekaligus responsif untuk memastikan seluruh personel siap menghadapi setiap situasi, termasuk penyerangan markas maupun potensi gangguan keamanan di wilayah perkotaan,” ujar Hengki di Kota Serang, Selasa (30/0/2025).
Latihan melibatkan 1.333 personel gabungan dengan rincian 444 personel Sispam Kota dan 889 personel Sispam Mako dari berbagai satuan kerja Polda Banten, mulai dari Ditsamapta, Ditintelkam, Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditresnarkoba, Brimob, hingga fungsi pendukung lainnya.
Dalam simulasi, personel menjalankan tahapan deteksi dini, prosedur peringatan, penghadangan, hingga penindakan terhadap massa yang bertindak anarkis. Penggunaan Dalmas, pengerahan Brimob, serta tim anti anarki juga disiapkan untuk mengendalikan situasi.
Biddokkes Polda Banten turut dikerahkan untuk memberikan pertolongan medis terhadap massa yang mengalami luka dalam skenario latihan.
Kapolda menegaskan, langkah pengamanan yang dijalankan tetap mengedepankan pendekatan humanis, namun tegas terhadap aksi yang berpotensi mengganggu stabilitas.
“Latihan ini bukan sekadar formalitas, tetapi wujud nyata kesiapan Polda Banten dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Hengki.(ANTARA)

Discussion about this post