SERANG, BANPOS – Sektor perdagangan dan jasa menjadi penopang utama realisasi penanaman modal di Kota Serang Provinsi Banten yang berhasil menembus angka Rp505 miliar hingga semester I tahun 2025.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Serang, Arif Rahman Hakim di Serang, Selasa (30/09/2025), mengatakan bahwa dominasi kedua sektor tersebut terlihat pada capaian investasi triwulan II 2025.
Pada periode April hingga Juni 2025 saja, realisasi investasi yang masuk tercatat sebesar Rp287,65 miliar, dengan aliran modal yang mayoritas terkonsentrasi pada sektor perdagangan dan jasa.
“Kinerja positif dari sektor-sektor ini telah mendorong capaian total (investasi) kita hingga melampaui 40 persen dari target,” ujarnya.
Ia merinci target penanaman modal yang ditetapkan untuk Kota Serang sepanjang tahun 2025 adalah sebesar Rp887 miliar.
“Penanaman modal kita sudah mencapai lebih dari 40 persen dari target,” tegasnya.
Jika diakumulasikan sejak awal tahun, total investasi yang berhasil masuk ke Kota Serang hingga akhir Juni 2025 telah menyentuh angka Rp505 miliar.
Arif menambahkan sumber investasi yang menopang sektor perdagangan dan jasa tersebut mayoritas berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
Di luar kekuatan PMDN, terdapat pula potensi tambahan dari Penanaman Modal Asing (PMA) yang saat ini masih dalam tahap verifikasi dan diharapkan dapat menambah kekuatan realisasi hingga akhir tahun.
Dengan tren pertumbuhan yang konsisten dan ditopang oleh sektor andalan tersebut, ia meyakini target investasi 2025 dapat tercapai.
“Saya optimistis target ini bisa tercapai,” pungkasnya.(ANTARA)





Discussion about this post