JAKARTA, BANPOS – Presiden Prabowo Subianto menutup lawatan maraton ke empat negara dengan oleh-oleh manis. Tak tanggung-tanggung, investasi Rp 380 triliun berhasil dibawa pulang ke Tanah Air. DPR pun menyebut capaian ini bakal jadi bahan bakar baru pertumbuhan ekonomi nasional.
Anggota Komisi XI DPR Putri Komarudin menyebut oleh-oleh investasi yang dibawa Prabowo itu dapat memperluas akses pasar internasional bagi Indonesia.
“Saya kira, kunjungan ini menunjukkan upaya nyata Indonesia dalam memperkuat hubungan bilateral antar negara dan kemitraan internasional, yang sekaligus membuka peluang investasi dan perdagangan,” kata Putri Komarudin di Jakarta, Minggu (28/9/2025).
“Misalnya, pada Expo Osaka di Jepang yang ternyata menghasilkan komitmen investasi hingga Rp 380 triliun. Kalau investasi ini direalisasikan tentu manfaatnya akan mendorong pertumbuhan investasi nasional, khususnya dari Penanaman Modal Asing (PMA),” sambung Putri.
Putri juga menyoroti capaian penting dari penandatanganan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA). Dalam perjanjian ini, Kanada berkomitmen menghapus sekitar 90,5 persen tarif barang dari Indonesia.
“Manfaatnya akan sangat positif bagi daya saing produk kita dan memperluas akses pasar dari produk Indonesia. Karenanya, implementasi perjanjian ini diproyeksi akan mendorong ekspor Indonesia ke Kanada hingga mencapai 11,8 miliar dolar Amerika pada 2030,” pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah merampungkan kunjungan kerja (kunker) maraton ke luar negeri. Dari lawatan ke sejumlah negara di timur dan barat ini, Prabowo berhasil membawa pulang oleh-oleh komitmen Rp 380 triliun hingga pengembalian 30 ribu artefak dari Belanda. (*)



Discussion about this post