JAKARTA, BANPOS – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) akan menggelar akad massal untuk 25 ribu unit rumah subsidi pada Senin (29/9). Acara yang diklaim terbesar sepanjang sejarah ini akan dipusatkan di Cileungsi, Bogor, dan rencananya dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
Akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera FLPP ini akan digelar secara hybrid di 90 titik yang tersebar di 33 provinsi.
Sekitar 200 masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dari berbagai segmen akan melakukan akad langsung di hadapan Presiden. Sisanya, 24.800 unit, dilakukan secara daring melalui 39 bank penyalur.
Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menyebut acara ini menjadi momen penting untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo dalam program 3 juta rumah.
“Insya Allah, kalau terealisasi, ini bakal jadi akad massal terbesar dalam sejarah,” kata Heru dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (26/9/2025).
Dalam kesempatan itu, Tapera juga akan menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada masyarakat dari berbagai profesi.
Mulai dari tuna netra, pemulung, tukang becak, ojek online, asisten rumah tangga, nelayan, hingga anggota TNI/Polri.
Lokasi utama acara dipusatkan di Perumahan Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Bogor. Heru menjelaskan, lokasi ini dipilih karena rekam jejak pengembangnya, PT Hikmah Alam Sentosa.
Menurutnya, pengembang tersebut tujuh tahun berturut-turut dinobatkan sebagai developer terbaik nasional oleh BTN sejak 2018.
“Dengan lahan yang luas dan kualitas yang terjamin, Pesona Kahuripan sangat cocok jadi lokasi akad massal yang didukung penuh Kementerian PKP,” imbuh Heru.
Di sisi lain, Heru optimistis target pembangunan 350 ribu unit rumah subsidi untuk MBR bisa tercapai pada akhir 2025.
Optimisme ini didasarkan pada realisasi per 25 September 2025, yang telah mencapai 182.657 unit rumah atau 52,18 persen dari target.
Total nilai yang sudah tersalurkan untuk program FLPP ini mencapai Rp 22,67 triliun, dengan melibatkan 38 bank penyalur dan 7.378 pengembang.
“Saya yakin dengan dukungan semua pihak, kolaborasi lintas sektor, serta semangat pengembang, target 350 ribu unit bisa tercapai,” pungkas Heru.
Selain Presiden Prabowo, acara ini juga dijadwalkan akan dihadiri jajaran menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan DPR, Gubernur Jawa Barat, serta direksi bank penyalur. (*)

Discussion about this post