TANGERANG, BANPOS – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar SMK Go Digital: Learning Locally, Competing Globally di Grha Telkom BSD, Kamis (25/9/2025).
Forum yang menghadirkan para Kepala SMK se- Kota Tangsel ini, bertujuan untuk memperkuat digitalisasi pendidikan dan menyiapkan lulusan SMK agar siap bersaing di tingkat global.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Wilayah Kota Tangerang dan Kota Tangsel, Teguh Setiawan S.Pd., M.Si, menyampaikan harapannya agar kolaborasi antara Telkom, pemerintah, dan sekolah dapat menghadirkan akselerasi digital yang nyata.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mendorong SMK di Tangerang Selatan lebih maju secara digital dan menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi,” harap Teguh Setiawan dalam sambutannya.
Regional Solution & Operation I Telkom REG II, Agus Riyono menegaskan, Telkom siap mendukung optimalisasi pendidikan SMK melalui sumber daya digital yang dimiliki perusahaan. Menurutnya, Telkom tidak hanya menyediakan infrastruktur jaringan, tetapi juga ekosistem platform digital yang relevan bagi dunia pendidikan.
“Telkom berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi yang dapat memperkuat kompetensi siswa dan mendukung sekolah dalam proses pembelajaran berbasis teknologi,” kata Agus.
Dalam forum itu, Telkom memperkenalkan platform Pijar Sekolah (pijarsekolah.id), ekosistem digital pendidikan yang menyediakan Learning Management System (LMS), konten pembelajaran interaktif, hingga dashboard manajemen sekolah.
“Melalui platform ini, guru dan siswa dapat mengakses materi pembelajaran, asesmen, serta berbagai konten edukatif secara digital untuk mendukung proses belajar mengajar lebih efektif,” jelas Agus Riyono.
Selain itu, lanjut Agus, Telkom juga memperkenalkan SIPLah Telkom (siplahtelkom.com), platform belanja digital yang memfasilitasi sekolah dalam memenuhi kebutuhan operasional pendidikan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan pemerintah.
“Dengan SIPLah, sekolah dapat mengelola pengadaan barang dan jasa secara lebih efisien, sekaligus membuka peluang bagi UMKM lokal untuk terlibat dalam ekosistem pendidikan,” ulas Agus.
Kontribusi dalam kegiatan ini juga datang dari Kebun Technology (kebun.tech), sebuah lembaga yang berperan sebagai mitra terpercaya bagi sekolah dalam penyaluran kerja lulusan SMK.
Direktur Kebun Technology, Indra Kesuma Nasution, Ph.D. menjelaskan, lembaganya memiliki rekam jejak kredibel sebagai Lembaga Penyalur Kerja (LPK) yang menghubungkan lulusan dengan perusahaan, baik di tingkat nasional maupun global.
“Ini peluang besar bagi SMK di Tangerang Selatan untuk menyalurkan lulusan ke dunia kerja internasional,” ujarnya.
Sedangkan Ketua MKKS Kota Tangsel, Rohmani Yusuf, S.Pd., M.Pd menyambut positif digelarnya Forum SMK Go Digital. Dia menilai kolaborasi lintas sektor merupakan langkah strategis.
“Dengan adanya dukungan Telkom, pemerintah daerah, dan mitra industri, kami yakin SMK di Tangerang Selatan dapat semakin berdaya saing dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui forum SMK Go Digital ini, lanjut Rohmani, Telkom Banten bersama para pemangku kepentingan menegaskan komitmen untuk mendukung transformasi pendidikan.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat proses belajar mengajar berbasis teknologi, tetapi juga menyiapkan lulusan SMK untuk menjadi tenaga kerja unggul yang mampu bersaing di tingkat global.
Hadir dalam kegiatan ini sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Seksi SMK dan SKh KCD Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, Umu Salamah, S.E. beserta tim dan Head of Telkom Daerah Lengkong, Robertus Prasetyo Wibowo, serta perwakilan Tim SIPLah PT Metra Net dan Tim PIJAR DBT Telkom.(Odi)



Discussion about this post