SERANG, BANPOS – Universitas Bina Bangsa (Uniba) menjadi tuan rumah Seminar Nasional bertema “Pemberdayaan UMKM dalam Mendorong UMKM Naik Kelas dan Berdaya Saing Global” yang digelar Badan Keahlian DPR RI, Selasa (23/9/2025). Agenda ini menjadi forum penting untuk membedah strategi konkret dalam mengakselerasi transformasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar global.
Seminar dihadiri perwakilan Badan Keahlian DPR RI, jajaran pimpinan Uniba, serta ratusan mahasiswa. Diskusi berlangsung interaktif dengan fokus pada peningkatan kapasitas UMKM, penguatan akses pasar, hingga pentingnya dukungan regulasi yang berpihak pada pelaku usaha kecil agar mampu menembus persaingan internasional.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Analisis Anggaran dan Akuntabilitas Keuangan Negara (PA3KN) Sekretariat Jenderal DPR RI, Furcony Putri Syakura. Dalam sambutannya, ia menekankan perlunya sinergi antara lembaga negara dan perguruan tinggi. “Perguruan tinggi tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga harus hadir sebagai pusat kajian yang memberi solusi nyata untuk pemberdayaan UMKM. Kolaborasi dengan DPR menjadi langkah penting agar UMKM mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi global,” ujarnya.
Sementara itu, akademisi sekaligus narasumber seminar, Prof. Bambang Dwi Suseno, menegaskan bahwa dorongan bagi UMKM untuk naik kelas merupakan upaya strategis dalam memperluas pasar. Menurutnya, UMKM yang kuat akan menjadi motor penggerak perekonomian nasional. “UMKM yang berdaya saing tidak hanya menopang ekonomi lokal, tetapi juga membuka jalan menuju pasar internasional. Ini adalah langkah fundamental agar Indonesia tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pemain dalam rantai ekonomi global,” tegasnya.
Dari pihak Uniba, Kepala Bagian Kerja Sama, Desty Endrawati Subroto, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Badan Keahlian DPR RI diharapkan menghasilkan kajian akademis yang aplikatif dan berdampak langsung. “UMKM membutuhkan arah yang jelas, dukungan regulasi, serta ruang untuk berkembang. Melalui kerja sama ini, Uniba ingin berkontribusi menghadirkan solusi berbasis riset yang dapat diimplementasikan,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, kegiatan ditutup dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Uniba dan Badan Keahlian DPR RI, serta Implementation Arrangement (IA) dengan sejumlah fakultas dan lembaga di Uniba, di antaranya LPPM, Pascasarjana, FEB, FH, dan FKIP. Penandatanganan ini menandai komitmen bersama untuk mendorong lahirnya kajian, riset, dan rekomendasi kebijakan yang mendukung pertumbuhan UMKM.
Melalui seminar dan kerja sama strategis ini, diharapkan UMKM tidak hanya mampu bertahan dalam persaingan ekonomi yang semakin ketat, tetapi juga berkembang menjadi pilar penting pembangunan nasional. Dengan dukungan akademisi, regulasi, dan sinergi multipihak, UMKM Indonesia diharapkan dapat meneguhkan posisi sebagai kekuatan ekonomi berdaya saing internasional. (AZM)

Discussion about this post