JAKARTA, BANPOS – Malam ini, Selasa (23/9/2026), Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan berpidato di Sidang Majelis Umum PBB ke-80, New York, Amerika Serikat. Pengamat HI Prof Hikmahanto Juwana menilai, pidato Prabowo akan benar-benar menggigit jika berani menyoroti penindasan Israel dan mendesak pengakuan Palestina.
Hikmahanto mengatakan, setidaknya ada lima hal yang perlu disampaikan Prabowo dalam forum PBB tersebut.
“Pertama, Presiden dapat menyampaikan bahwa tindakan Israel bukan lagi dalam koridor hak untuk membela diri, melainkan sudah merupakan serangan untuk mengosongkan Gaza dari rakyat Palestina, meski Israel menyebutnya sebagai Hamas dan pelaku teror,” kata Prof Hikmahanto, kepada RM.id, Selasa (23/9/2025).
Kedua, tambahnya, Prabowo harus mendesak negara lain agar meminta Israel menghentikan serangan ke Gaza. Mengingat, dunia internasional sudah marah pada Israel. “Ketiga, Israel harus mengakui Palestina dan menerima solusi dua negara. Keempat, tidak boleh ada lagi serangan dari Gaza ke wilayah Israel sehingga kedua negara dapat hidup berdampingan secara damai,” ucapnya.
Kelima, untuk memastikan hal tersebut, perlu ada pasukan PBB melalui Peace Keeping Operations. “Di mana Indonesia bersedia untuk menyumbang pasukan,” jelasnya. (*)

Discussion about this post