JAKARTA, BANPOS – Di tengah sorotan publik terhadap tata kelola penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di Indonesia, ICMI Travel Group resmi meluncurkan Sistem Manajemen Aplikasi Real Time Travel Umrah (SMART-U). Inovasi digital ini dapat langsung terhubung dengan NUSUK, platform resmi Pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk layanan haji dan umrah.
Peluncuran SMART-U berlangsung pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Hotel Lumire, Jakarta Pusat, Minggu (21/9), yang dihadiri mitra dan alumni jamaah umrah ICMI Travel Group dari berbagai daerah.
Komisaris Utama sekaligus pemegang saham ICMI Travel Group, Ir. HM Darmizal MS, menyatakan bahwa peluncuran aplikasi ini sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam memperkuat tata kelola ibadah umrah melalui Kementerian Haji dan Umrah.
“Digitalisasi layanan jamaah menjadi tuntutan zaman, khususnya agar jamaah mendapat kepastian, transparansi, dan kemudahan dalam beribadah umrah,” ujar Darmizal.
Menurut dia, SMART-U merupakan sistem digital pertama di Indonesia yang langsung terintegrasi dengan NUSUK Saudi. Aplikasi ini menghadirkan sejumlah fitur unggulan, antara lain real-time tracking jamaah mulai pendaftaran hingga kepulangan, integrasi tiket dan hotel, pengawasan dokumen perjalanan, layanan darurat, serta laporan digital yang dapat diakses keluarga di tanah air.
“Dengan SMART-U, jamaah bisa memantau seluruh status perjalanan secara real-time. Keluarga di Indonesia juga dapat mengikuti aktivitas ibadah anggota keluarganya di Tanah Suci. Sistem ini menghadirkan transparansi, meminimalisir penipuan travel nakal, sekaligus memberikan kenyamanan karena semua kebutuhan tersedia dalam satu aplikasi,” jelasnya.
Darmizal menambahkan, SMART-U merupakan karya monumental dari Founder ICMI Travel, Dr. H.M. Rahmad, S.Ag, S.Par, MM, MITM, bersama tim teknologi informasi profesional.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa aplikasi ini tidak hanya mendukung kebutuhan jamaah, tetapi juga selaras dengan program pemerintah. “SMART-U mendukung penuh kebijakan pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah, sekaligus mempercepat adaptasi biro travel resmi terhadap sistem internasional. Kami ingin menjadikan Indonesia sebagai pelopor digitalisasi manajemen umrah di Asia Tenggara, bahkan dunia,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Darmizal juga mengajak masyarakat, mitra travel, dan regulator untuk bersinergi membangun ekosistem perjalanan ibadah yang profesional.
“Harapan kami, SMART-U dapat menghadirkan layanan ibadah yang amanah, modern, dan ramah jamaah. ICMI Travel Group membuka diri untuk semua pihak yang ingin bergabung menjadi mitra travel terpercaya,” pungkasnya. (*)

Discussion about this post