Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Putus Penularan TBC, Pemkab Lebak Perkuat Program Skrining

by Tim Redaksi
September 17, 2025
in KESEHATAN, PEMERINTAHAN
Putus Penularan TBC,  Pemkab Lebak Perkuat Program Skrining

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak Nining Tilawah. ANTARA/Mansyur

LEBAK, BANPOS –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, terus melakukan skrining untuk memutus penularan penyakit tuberkulosis (TBC) di daerah itu.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak dr Nining Tilawah, di Lebak, Rabu, mengatakan petugas medis  juga mengoptimalkan skrining terhadap masyarakat yang mengalami batuk lebih dari tiga bulan.

Baca Juga

Kata Pj Sekda, PNS sampai PPPK Paruh Waktu di Lebak Bakal Dapat THR

Maret 5, 2026

Pengangguran di Kabupaten Lebak Melonjak

Maret 5, 2026

Anggota Komisi X DPR RI Soroti Kasus Stunting di Lebak Tertinggi Kedua di Banten

Maret 3, 2026
Bawa Jargon “Ruhay”, Ainia Tampil Menarik di Aksi Indosiar 2026

Bawa Jargon “Ruhay”, Ainia Tampil Menarik di Aksi Indosiar 2026

Februari 28, 2026

“Penapisan diterapkan kepada masyarakat yang mengalami batuk lebih dari tiga bulan, sedangkan pasien terkonfirmasi positif TBC diwajibkan menjalani pengobatan selama 6-12 bulan tanpa putus,” ujarnya.

Selain itu juga pihak sedang berupaya menemukan kasus TBC sebanyak mungkin untuk memutus penularan penyakit tersebut.

Menurut ia, kasus TBC di daerah terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, sehingga pemerintah terus melakukan skrining sebagai langkah pemutus penularan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak jumlah penderita TBC periode Januari hingga Agustus 2025 tercatat sebanyak 3.785 orang dan 32 orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia akibat keterlambatan penanganan serta ketidakpatuhan dalam menjalani pengobatan.

Dari jumlah kasus itu, kata dia, tercatat sebanyak 315 anak terpapar TBC.

“Sebenarnya, kasus TBC bisa sembuh total jika mereka disiplin untuk mematuhi jadwal minum obat,” katanya.

Nining menambahkan, hingga Agustus 2025, capaian pemeriksaan dugaan TBC baru terealisasi sekitar 32 persen dari target pelayanan standar minimal (PSM) sebanyak 29.290 orang.

Untuk itu, petugas medis terus mengoptimalkan skrining dan pelacakan secara rutin.

Semua pasien TBC diwajibkan menjalani tes cepat molekuler (TCM) sebagai bagian dari diagnosis, sebelum menerima pengobatan gratis sesuai standar.

“Kami mengoptimalkan pelacakan setiap pekan untuk menemukan kasus TBC secara dini,” kata Nining.

Ia juga mengajak masyarakat agar mengedepankan langkah pencegahan melalui edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Masyarakat juga diminta menjaga ventilasi rumah, menghindari rokok, alkohol, serta begadang, dan memastikan lingkungan tetap bersih dan sehat.

Kepala Puskesmas Rangkasbitung Yayang Citra Gumilar mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan kasus pelacakan untuk menemukan kasus baru dengan melakukan skrining terhadap warga yang kontak erat dengan penderita positif TBC.

Pelacakan dilakukan setiap Kamis ke rumah penderita positif TB yang melibatkan kader dari kalangan warga setempat.

Apabila hasil skrining itu positif, kata dia, dilakukan pengobatan selama enam bulan tanpa putus dengan melibatkan pengawasan minum obat (PMO) dari keluarga mereka.

“Kami mengoptimalkan PMO untuk penyembuhan kasus TBC,” ujarnya.(*)

Source: ANTARA
Tags: lebakPemerintah Kabupaten (Pemkab)Penularan TBCTBC
ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

Kata Pj Sekda, PNS sampai PPPK Paruh Waktu di Lebak Bakal Dapat THR

Maret 5, 2026
EKONOMI

Pengangguran di Kabupaten Lebak Melonjak

Maret 5, 2026
PEMERINTAHAN

Anggota Komisi X DPR RI Soroti Kasus Stunting di Lebak Tertinggi Kedua di Banten

Maret 3, 2026
Bawa Jargon “Ruhay”, Ainia Tampil Menarik di Aksi Indosiar 2026
Entertainment

Bawa Jargon “Ruhay”, Ainia Tampil Menarik di Aksi Indosiar 2026

Februari 28, 2026
Anggaran Reses DPRD Lebak Tuai Sorotan, Publik Desak Transparansi
PEMERINTAHAN

Anggaran Reses DPRD Lebak Tuai Sorotan, Publik Desak Transparansi

Februari 27, 2026
Rezim Hasbi-Amir di Lebak Dituding Hambur-hamburkan Anggaran
PEMERINTAHAN

Rezim Hasbi-Amir di Lebak Dituding Hambur-hamburkan Anggaran

Februari 26, 2026
Next Post
Fokus Cari Nafkah, Ojol Berbagai Daerah Tolak Ajakan Aksi 179

Fokus Cari Nafkah, Ojol Berbagai Daerah Tolak Ajakan Aksi 179

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh