Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Pemerintah Salurkan Bansos Beras Untuk 18 Juta Keluarga, Zulhas: Bukti Kehadiran Negara

by Tim Redaksi
September 15, 2025
in NASIONAL
Pemerintah Salurkan Bansos Beras Untuk 18 Juta Keluarga, Zulhas: Bukti Kehadiran Negara

Warga saat antri Bansos beras. Foto : Ist

JAKARTA, BANPOS – 18 juta keluarga terima bansos beras dari pemerintah, bertujuan untuk menekan harga beras di pasaran, bantuan ini juga untuk melindungi kelompok rentan. Kata Menko Pangan Zulkifli Hasan, bantuan ini bukti kehadiran negara.

Jumat (12/9/2025), Zulhas, sapaan akrab Zulkifli, memimpin Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) bersama Kementerian/Lembaga. Agendanya, membahas stabilisasi harga beras dan melindungi masyarakat. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, rapat tersebut memutuskan untuk melanjutkan bantuan beras kepada masyarakat.

Baca Juga

Gerindra Cilegon Bedah Rumah Janda Tanpa WC

Gerindra Cilegon Bedah Rumah Janda Tanpa WC

Januari 31, 2026
Prabowo-Sufmi  Bertemu Lagi Di Istana, Bahas Bencana Dan Ekonomi

Prabowo-Sufmi Bertemu Lagi Di Istana, Bahas Bencana Dan Ekonomi

Desember 16, 2025
PRIMA Apresiasi Teguran Presiden kepada Kepala Daerah yang Absen Saat Bencana

PRIMA Apresiasi Teguran Presiden kepada Kepala Daerah yang Absen Saat Bencana

Desember 9, 2025
Presiden Indonesia Janji Perbaiki Sawah dan Hapus Utang Petani Saat Tinjau Lokasi Banjir Aceh

Presiden Indonesia Janji Perbaiki Sawah dan Hapus Utang Petani Saat Tinjau Lokasi Banjir Aceh

Desember 8, 2025

Bantuan diberikan mulai dari bulan September hingga Desember 2025. Sasarannya 18,277 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan ini merupakan instrumen penting Pemerintah dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan akses pangan ke masyarakat, sehingga harga beras dapat stabil.

“Dengan memperpanjang hingga Desember, kita berharap tekanan harga beras dapat terkendali. Sekaligus melindungi kelompok rentan,” kata Zulhas, dalam keterangannya, Minggu (14/9/2025).

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran Rp 13,9 triliun untuk bantuan ini. Secara teknis, program ini akan berjalan paralel dengan upaya penguatan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), stabilisasi pasokan di pasar, dan intervensi harga melalui Bulog.

Zulhas berharap, dengan sinergi lintas Kementerian/Lembaga, kondisi pangan nasional tetap aman. Begitu juga dengan masyarakat, agar tidak lagi terbebani dengan tingginya harga beras yang terjadi belakangan ini.

“Ini bukti kehadiran negara. Atas arahan Bapak Presiden, Pemerintah bergerak cepat dan menyiapkan dukungan penuh agar rakyat terlindungi dari gejolak harga pangan,” terang Ketua Umum PAN ini.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menambahkan, program ini merupakan lanjutan dari yang sudah dilakukan pada periode Juni-Juli 2025. Sasarannya pun sama, 18,277 juta KPM yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial (Kemensos).

Bantuan ini sebagai bukti kehadiran negara di tengah kondisi sosial ekonomi yang terjadi.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas arahan yang diberikan,” ucap Arief.

Secara teknis, bantuan ini dilakukan dalam dua tahap. Pertama, akhir September 2025 sebanyak 20 kg beras per KPM, sekaligus untuk alokasi September dan Oktober. Kedua, November, dengan 20 kg beras per KPM untuk alokasi November–Desember.

Arief menegaskan, data penerima bansos terus diperbarui Kemensos agar bantuan lebih tepat sasaran. Keberhasilan penyaluran bansos beras periode Juni–Juli 2025 yang mencapai 99,34 persen menjadi tolok ukur untuk distribusi kali ini.

Arief optimistis, distribusi September–Desember akan berjalan lebih cepat dan rapi. Program ini merupakan bagian dari penyelenggaraan CPP sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022. Bapanas bertindak sebagai koordinator pelaksanaan. Sementara Perum Bulog kembali ditugaskan menyalurkan bantuan di lapangan.

Peneliti Indef Sugiyono Madelan mengatakan, kenaikan harga beras yang terjadi belakangan ini memang terlalu tinggi bagi kelompok rentan. Mereka memerlukan perlindungan sosial dalam bentuk bantuan beras dari Pemerintah.

Sugiyono menerangkan, pada September-Desember 2025, merupakan periode produksi beras terendah dalam siklus panen di Indonesia, terutama dalam situasi perubahan iklim. Sehingga, melanjutkan bantuan ini sudah sangat tepat.

“Kegiatan bantuan sosial beras sungguh diperlukan untuk keluarga pra sejahtera dalam rangka ketahanan pangan keluarga,” ucap Sugiyono, saat dihubungi, Minggu (14/9/2025).

Ia menilai, bantuan sosial dalam bentuk beras sangat berguna untuk stabilisasi harga beras di pasar, terutama untuk beras medium. Ketersediaan beras dalam keluarga sangat menentukan ketersediaan dan kecukupan gizi makro masyarakat.

“Kemenko Pangan, Bapanas, dan Bulog sudah tepat dalam menyelenggarakan bantuan sosial beras secara natura pada saat ini,” pungkas Sugiyono. (*)

Source: tangselpos.id
Tags: Arief Prasetyo AdiBansos BerasIndef SugiyonoPrabowo SubiantoZulkifli Hasan
ShareTweetSend

Berita Terkait

Gerindra Cilegon Bedah Rumah Janda Tanpa WC
KESRA

Gerindra Cilegon Bedah Rumah Janda Tanpa WC

Januari 31, 2026
Prabowo-Sufmi  Bertemu Lagi Di Istana, Bahas Bencana Dan Ekonomi
NASIONAL

Prabowo-Sufmi Bertemu Lagi Di Istana, Bahas Bencana Dan Ekonomi

Desember 16, 2025
PRIMA Apresiasi Teguran Presiden kepada Kepala Daerah yang Absen Saat Bencana
NASIONAL

PRIMA Apresiasi Teguran Presiden kepada Kepala Daerah yang Absen Saat Bencana

Desember 9, 2025
Presiden Indonesia Janji Perbaiki Sawah dan Hapus Utang Petani Saat Tinjau Lokasi Banjir Aceh
INTERNASIONAL

Presiden Indonesia Janji Perbaiki Sawah dan Hapus Utang Petani Saat Tinjau Lokasi Banjir Aceh

Desember 8, 2025
Menhut Beri Penjelasan Mengenai Penggundulan Hutan
NASIONAL

Menhut Beri Penjelasan Mengenai Penggundulan Hutan

Desember 3, 2025
Warga Sabang Dukung Penyegelan 250 Ton Beras Impor Ilegal
NASIONAL

Warga Sabang Dukung Penyegelan 250 Ton Beras Impor Ilegal

November 28, 2025
Next Post
Banyaknya Kebakaran yang Terjadi Menjadi Tanda Jakarta Perlu Diperbaiki

Banyaknya Kebakaran yang Terjadi Menjadi Tanda Jakarta Perlu Diperbaiki

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh