JAKARTA, BANPOS – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) saat ini berhasil meraih penghargaan Indonesia Green & Sustainable Companies Award 2025 yang diselenggarakan oleh SWA. Dalam acara tersebut, IIF meraih penghargaan sebagai Best Innovation in Sustainable Finance Implementation dengan predikat Very Good.
Chief Risk Officer IIF, Lestari A. Umardin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh klien dan segenap pemangku kepentingan.
“Penghargaan ini menegaskan komitmen IIF untuk terus berinovasi dan terdepan dalam pembiayaan berkelanjutan, dengan mendorong mobilisasi modal swasta melalui pasar modal, pinjaman, dan instrumen lainnya, guna mempercepat pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia,” ujarnya.
Penghargaan ini ditujukan untuk memberikan apresiasi bagi perusahaan yang berhasil mengintegrasikan prinsip ESG, mendorong adopsi dan inovasi ESG yang berkelanjutan serta memperkuat ekosistem bisnis berkelanjutan indonesia
Penghargaan ini semakin memperkuat posisi IIF sebagai salah satu pionir pembiayaan berkelanjutan di Indonesia. IIF berperan aktif dalam mendukung proyek-proyek strategis, mulai dari energi terbarukan hingga infrastruktur sosial yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Hingga akhir 2024, IIF telah berkontribusi menyalurkan sekitar Rp42,5 triliun pembiayaan untuk lebih dari 150 proyek infrastruktur strategis. Dukungan ini mencakup sektor transportasi, energi, telekomunikasi, air bersih dan sektor-sektor prioritas lainnya. Beberapa capaian utama terkini antara lain:
• Proyek energi terbarukan, memberi daya lebih dari 693.000 rumah tangga dan potensi penghindaran emisi Gas Rumah Kaca sebesar 4,81 juta ton CO₂ ekuivalen per tahun.
• Tujuh proyek air minum yang menyediakan akses air yang aman dan dapat diminum untuk lebih dari 1,39 juta rumah tangga.
• Pembangunan fasilitas medis dengan kapasitas lebih dari 1.000 tempat tidur, melayani ratusan ribu pasien setiap tahun.
Ke depannya, IIF berkomitmen untuk terus memperluas kontribusinya melalui inovasi dan kolaborasi. Melalui langkah ini, IIF berharap dapat mendorong terciptanya ekosistem pembiayaan yang inklusif, berdaya tahan, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. (*)

Discussion about this post