Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Ketum APINDO Sebut Indonesia Incorporated Kunci Penciptaan Lapangan Kerja dan Ketahanan Ekonomi

by Diebaj Ghuroofie
September 11, 2025
in EKONOMI
Ketum APINDO Sebut Indonesia Incorporated Kunci Penciptaan Lapangan Kerja dan Ketahanan Ekonomi

JAKARTA, BANPOS – Universitas Paramadina kembali menghadirkan forum diskusi Meet the Leaders pada Rabu (10/9). Forum tersebut mengangkat tema ‘Indonesia Incorporated: Driving Job Creation and Economic Resilience in an Era of Global Uncertainty’.

Kegiatan itu menghadirkan Ketua Umum APINDO, Shinta W. Kamdani, sebagai narasumber, dengan sambutan dari Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, serta dipandu oleh Wijayanto Samirin sebagai host.

Baca Juga

Universitas Paramadina Umumkan Pemenang Neo Gen Footwear Design Competition 2025

Universitas Paramadina Umumkan Pemenang Neo Gen Footwear Design Competition 2025

Februari 3, 2026
Gubernur Optimistis Realisasi Investasi Jadi Motor Pemerataan Ekonomi Banten

Gubernur Optimistis Realisasi Investasi Jadi Motor Pemerataan Ekonomi Banten

Desember 18, 2025
DPK APINDO Serang Periode 2025–2030 Resmi Dikukuhkan

DPK APINDO Serang Periode 2025–2030 Resmi Dikukuhkan

Oktober 3, 2025
Prihatin Atas Kondisi Bangsa, Civitas Akademika Universitas Paramadina Sampaikan Lima Koreksi Terhadap Pemerintah

Prihatin Atas Kondisi Bangsa, Civitas Akademika Universitas Paramadina Sampaikan Lima Koreksi Terhadap Pemerintah

Agustus 31, 2025

Diskusi berlangsung di Auditorium Benny Subianto, Kampus Kuningan Universitas Paramadina.

Dalam pengantarnya, Prof, Didik menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi itu hanya bisa didorong lewat industri, pertanian, pariwisata.

“Seperti pernah dilakukan di era Soeharto, dengan deregulasi dan debirokratisasi sehingga industri tumbuh 10 persen dan ekspor 24 persen, walaupun suku bunga tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Shinta W. Kamdani menekankan pentingnya membangun konsep Indonesia Incorporated sebagai strategi kolektif dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Menurutnya, konsep ini bukan hanya sekadar gotong royong, melainkan sebuah hak dan kewajiban dari pemegang saham.

“Hak, tidak hanya deviden, tapi hak untuk kita bisa menyampaikan sesuatu dan bisa dilaksanakan. Kewajiban kita, harus membantu bagaimana bisa membesarkan korporasi kita agar bisa sukses dan besar,” katanya.

Shinta yang juga CEO Sintesa group ini menggambarkan Indonesia yang diharapkan ke depan sebagai negara yang maju dalam karya, adil dalam kesempatan, hijau dalam alam, serta bersatu dalam keragaman.

Menurutnya, Indonesia harus melampaui ketergantungan pada sumber daya alam dan berfokus pada inovasi.

Ia menyoroti bahwa peringkat nilai tambah produk ekspor Indonesia justru menurun, dari posisi 54 pada tahun 2000 menjadi 70 pada 2023. Setiap warga negara juga harus mendapat akses yang sama untuk berkembang.

“Sementara partisipasi tenaga kerja wanita hanya 56,42 persen, sedangkan laki-laki mencapai 84,66 persen,” ungkapnya.

Kemajuan sejati menurutnya, adalah ketika pertumbuhan ekonomi tidak mengorbankan kualitas lingkungan, dan persatuan dalam keragaman harus menjadi kunci memperkuat bangsa.

Ia juga menyoroti pentingnya investasi pada sumber daya manusia. Dari total populasi 286 juta, sebanyak 153 juta merupakan angkatan kerja aktif.

Generasi muda, khususnya 69 juta milenial dan 74 juta Gen Z, memiliki potensi besar karena lahir sebagai digital native, innovative, and adaptive.

Namun, Shinta mengingatkan adanya hambatan serius dalam penciptaan lapangan kerja.

“Pada 2024 kebutuhan lapangan kerja mencapai 12,2 juta orang. Dengan kebutuhan lapangan kerja baru 4,4 juta orang. Pengangguran sebesar 7,8 juta orang. Yang terserap hanya 4,8 juta orang. Trend ini menunjukkan adanya masalah struktural dalam penciptaan lapangan pekerjaan,” jelasnya.

Selain itu, kualitas tenaga kerja dinilai belum sebanding dengan kebutuhan industri. Dari seluruh lulusan, 36,5 persen hanya berpendidikan SD dan lulusan S1 baru 12 persen. Akibatnya, hanya 26 persen pelaku usaha yang menilai tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan industri.

Persoalan besar lainnya adalah dominasi sektor informal yang hampir mencapai 60 persen, bahkan menurut data ILO bisa lebih dari 70 persen.

“Informal sector didominasi oleh UMKM yang 56 juta UMKM aktif jumlahnya. UMKM adalah kategori jenis/level usaha. Sedang entrepreneurship/wirausaha sekitar 3,5 persen dari populasi. Entrepreneur harus punya inovasi. Sebagian UMKM bisa dianggap entrepreneur tapi kebanyakan UMKM tidak punya inovasi dan tidak dianggap entrepreneur,” terangnya.

Sebagai perbandingan, tingkat kewirausahaan di Thailand mencapai 4,8 persen dari populasi, sementara Singapura bahkan 11–12 persen.

Shinta menegaskan bahwa peningkatan jumlah wirausaha sejati merupakan kunci bagi pertumbuhan ekonomi sekaligus penciptaan lapangan kerja yang berkualitas. (*)

Tags: APINDOIndonesia IncorporatedUniversitas Paramadina

Berita Terkait

Universitas Paramadina Umumkan Pemenang Neo Gen Footwear Design Competition 2025
PENDIDIKAN

Universitas Paramadina Umumkan Pemenang Neo Gen Footwear Design Competition 2025

Februari 3, 2026
Gubernur Optimistis Realisasi Investasi Jadi Motor Pemerataan Ekonomi Banten
EKONOMI

Gubernur Optimistis Realisasi Investasi Jadi Motor Pemerataan Ekonomi Banten

Desember 18, 2025
DPK APINDO Serang Periode 2025–2030 Resmi Dikukuhkan
EKONOMI

DPK APINDO Serang Periode 2025–2030 Resmi Dikukuhkan

Oktober 3, 2025
Prihatin Atas Kondisi Bangsa, Civitas Akademika Universitas Paramadina Sampaikan Lima Koreksi Terhadap Pemerintah
PENDIDIKAN

Prihatin Atas Kondisi Bangsa, Civitas Akademika Universitas Paramadina Sampaikan Lima Koreksi Terhadap Pemerintah

Agustus 31, 2025
Ini Penyebab Kemarahan Publik yang Terjadi di Berbagai Daerah
PEMERINTAHAN

Ini Penyebab Kemarahan Publik yang Terjadi di Berbagai Daerah

Agustus 31, 2025
Universitas Paramadina Resmikan Kampus Baru
PENDIDIKAN

Universitas Paramadina Resmikan Kampus Baru

Agustus 28, 2025
Next Post
Hino Berikan Satu Truk ke SMK Untuk Media Pembelajaran Siswa

Hino Berikan Satu Truk ke SMK Untuk Media Pembelajaran Siswa

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh