Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Galian Pasir Bikin Rumah Warga Cilegon Bagai Telur di Ujung Tanduk

by Lukman Hapidin
September 11, 2025
in PERISTIWA
Galian Pasir Bikin Rumah Warga Cilegon Bagai Telur di Ujung Tanduk

Aktivitas galian pasir di lingkungan Curug Kepuh, Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon menimbulkan keresahan warga, Rabu (10/9). LUKMAN HAPIDIN/BANTEN POS

CILEGON, BANPOS – Aktivitas galian pasir di sekitar lingkungan Curug Kepuh, Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon menimbulkan keresahan warga.

Selain menimbulkan kebisingan sejak malam hingga pagi hari, kerukan itu membuat kondisi lingkungan semakin rawan.

Baca Juga

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Maret 1, 2026
‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional

‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional

Februari 25, 2026
PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

Februari 22, 2026

Rumah-rumah warga kini tampak berdiri di atas tebing curam akibat penggalian yang terus dilakukan.

Santari, salah seorang warga, mengatakan kerukan itu sudah berlangsung cukup lama.

Ia menuturkan, meski warga sudah melapor kepada ketua RT, belum ada tindak lanjut maupun solusi dari pihak terkait.

“Kita sudah lapor ke Pak RT, ini bagaimana berisik kalau malam sampai pagi. Itu mah usaha, bukan perataan. Wong terus-terusan digali sampai berapa meter,” katanya, (10/9).

Ia menambahkan, seharusnya ada kompensasi untuk warga, tetapi sampai sekarang warga tidak pernah merasakan apa pun.

“Seharusnya ada kompensasi, tapi warga tidak merasa menerima walau sepeser pun. Warga beberapa sudah komplain,” ujarnya.

Dari pantauan warga, pasir hasil galian dibawa keluar kota menggunakan truk berukuran besar.

Namun, aktivitas itu dianggap janggal karena tidak ada alat berat di lokasi.

“Proyek itu juga sudah lama, tapi bingung kok tanah sebelah sini sudah diacak-acak, tapi tidak ada alat beratnya satu pun. Kemungkinan juga belum resmi, kalau resmi pasti warga juga merasa. Ini kan terganggu,” tuturnya.

Dampak lain dari aktivitas tersebut adalah kerusakan sumber air bersih.

Air sumur warga yang sebelumnya jernih kini menjadi keruh akibat getaran dan kedalaman galian.

Kondisi itu sempat memicu aksi protes warga.

“Kemarin sudah didemo, sebab air sumurnya kotor karena kedaleman,” tutur Santari.

Meski area kerukan sudah dipagari, warga menilai upaya itu tidak menjamin keselamatan.

“Mereka sudah mager, kemungkinan yang magerin dari pihak kulinya. Tapi tetap saja pagar itu juga tidak menjamin, ngeri bisa longsor,” tambahnya.

Kondisi lingkungan sekitar terlihat semakin mengkhawatirkan.

Bagian tanah yang digali dalam membuat permukaan semakin curam.

Beberapa rumah warga berada tepat di bibir tebing sehingga terlihat seolah menggantung di atas tanah yang sudah terkikis.

“Sekarang itu rumah-rumah seperti benar-benar di atas tebing. Kalau hujan deras atau galian makin dalam, ngeri bisa longsor. Warga jadi was-was tiap malam,” ucap warga lainnya yang enggan disebutkan namanya.

Warga berharap pemerintah turun tangan menertibkan aktivitas tersebut.

Mereka khawatir jika dibiarkan berlarut, kerusakan lingkungan semakin parah dan keselamatan warga terancam.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Cilegon, Sabri Mahyudin, mengungkapkan pihaknya akan turun ke lapangan pada Rabu (10/9/2025).

Namun hingga berita ini ditulis dan memantau kondisi di lapangan, belum ada informasi lebih lanjut soal kunjungan DLH ke area tersebut. (*)

Tags: CilegonKota Cilegon
ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri
PERISTIWA

Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Maret 1, 2026
‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional
EKONOMI

‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional

Februari 25, 2026
PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU
PERISTIWA

PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

Februari 22, 2026
Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan
EKONOMI

Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan

Februari 21, 2026
CAA Gelar Konsultasi Publik,  Perkuat Transparansi dalam Proses AMDAL
EKONOMI

CAA Gelar Konsultasi Publik, Perkuat Transparansi dalam Proses AMDAL

Februari 16, 2026
Next Post
Proyek Pelebaran Simpang Legok Diblokir, Pemkot Serang Bakal Panggil Pemilik Lahan

Proyek Pelebaran Simpang Legok Diblokir, Pemkot Serang Bakal Panggil Pemilik Lahan

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh