CILEGON, BANPOS – Proses seleksi calon Direktur Utama (Dirut) Bank Perkreditan Rakyat Syariah Cilegon Mandiri (BPRS CM) segera memasuki tahap akhir. Walikota Cilegon, Robinsar, memastikan bahwa wawancara terhadap tiga kandidat telah selesai dilakukan.
“Semua calon sudah diwawancara. Pertanyaannya seputar langkah-langkah strategis jika mereka terpilih nanti. Dari tiga kandidat, semuanya bagus dan punya pengalaman. Insyaallah keputusan bisa diambil segera, lalu akan kita ajukan ke OJK,” kata Robinsar, Senin (8/9).
la menjelaskan, setelah dipilih oleh Walikota, nama calon terpilih akan dibawa ke Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebelum resmi disampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Prosesnya tetap harus lewat RUPS dulu, baru kemudian ke OJK. Harapannya, siapa pun yang ditetapkan nanti dapat memaksimalkan kinerja BPRS,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Asda II Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, menegaskan bahwa keputusan akhir sangat bergantung pada persetujuan OJK.
“Yang diajukan ke OJK adalah hasil pilihan Pak Wali. Kalau OJK menyetujui, barulah ditetapkan melalui RUPS. Ini supaya ada kepastian, jangan sampai calon yang dipilih ternyata tidak lolos di OJK,” jelasnya.
Aziz juga menambahkan, Pemkot sudah menyiapkan skenario alternatif jika calon pertama tidak mendapat persetujuan.
“Kalau calon pertama tidak lolos verifikasi OJK, otomatis berlanjut ke calon kedua, lalu dibawa ke RUPS,” katanya.
Terkait pelaksanaan RUPS yang berbarengan dengan pemilihan calon Direktur Operasional BPRS CM, Aziz menyebut hal itu menunggu keputusan Walikota.
“Kalau Pak Wali memutuskan untuk digabung, bisa sekalian dibahas dalam satu RUPS,” tandasnya.
Sebelumnya, dua calon Direktur Utama (Dirut) BPRS Cilegon Mandiri (CM), yakni M. Yoka Desthuraka dan Elmansyah, menjalani tes wawancara bersama Walikota Cilegon, Robinsar, di ruang kerjanya, Kamis (4/9).
Wawancara dimulai pukul 14.30 WIB dan disaksikan langsung Ketua Tim Panitia Seleksi (Pansel) yang juga Sekda Kota Cilegon, Maman Mauludin.
Adapun satu calon lainnya, Samsul Hadi, belum mengikuti wawancara karena berhalangan hadir. Ia dijadwalkan menjalani tes pada Senin (8/9).
Salah satu kandidat, Elmansyah, saat ditemui usai tes, mengaku, ditanya soal pengalaman, kompetensi, serta strategi dalam menghadapi persoalan ketika memimpin BPRS CM.
“Pertanyaan seputar pengalaman, kompetensi, serta langkah yang akan dilakukan untuk membawa BPKS CM lebih baik. Alhamdulillah, semua pertanyaan bisa saya jawab karena sudah saya alami sebelumnya,” ujar Elmansyah. (*)



Discussion about this post