PANDEGLANG, BANPOS – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) melaksanakan program pengabdian masyarakat berbasis hibah untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing Koperasi Anugerah Aren Banten Nusantara. Kegiatan berlangsung Sabtu (30/8) di Pandeglang.
Program yang didanai Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemendikbudristek ini fokus pada penerapan Total Maintenance Service (TMS) pada alat produksi gula aren cair berbasis vacuum evaporator, serta penguatan kapasitas digital marketing.
Sebanyak 25 anggota koperasi mengikuti workshop teknis, mulai dari pelatihan pengoperasian mesin, penerapan SOP dan logsheet, hingga strategi pemasaran digital.
Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta sebesar 66 persen. Aspek digital marketing mencatat kenaikan tertinggi, mencapai 69 persen.
Ketua program hibah, Erwin, menyampaikan bahwa sinergi teknologi tepat guna dengan pemasaran modern mampu memperkuat koperasi sebagai pilar ekonomi desa.
“Program hibah ini membuktikan bahwa sinergi teknologi tepat guna dengan strategi pemasaran modern mampu memperkuat koperasi sebagai pilar ekonomi desa. Kami berharap hasil kegiatan ini dapat berlanjut dan direplikasi di wilayah lain,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Anugerah Aren Banten Nusantara, Sarnata, menuturkan bahwa pelatihan tersebut membuat anggotanya lebih percaya diri.
“Dengan adanya pelatihan ini, kami merasa lebih percaya diri dalam mengoperasikan alat produksi, merawatnya secara mandiri, dan memasarkan produk gula aren melalui platform digital,” tuturnya.
Kegiatan hibah ini tidak hanya memperkuat sistem produksi dan pemasaran koperasi, tetapi juga mendukung pencapaian SDGs, terutama SDG 1 (No Poverty), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), serta SDG 12 (Responsible Consumption and Production).
Ke depan, program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi dan teknologi yang berkelanjutan. (*)



Discussion about this post